Tabur Bunga di KRI Dr. Suharso, Tandai Peringatan Hari Pahlawan 2015

Tabur Bunga

Surabaya, Suara Indonesia-News.Com – Menandai peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015, TNI AL Wilayah Surabaya yang kepanitiannya didukung Pangkalan Utama TNI Al V (Lantamal V) Surabaya, menggelar Upacara Tabur Bunga yang dilaksanakan di geladak helly KRI Dr. Soeharso-990 yang sedang sandar di Dermaga Madura, Ujung, Koarmatim, Surabaya, Selasa (10/11) pagi.

Upacara yang juga diikuti perwakilan dari seluruh Kotama TNI Al Wilayah Surabaya, dan para pejabat SKPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ini, dipimpin oleh Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Darwanto, S.H.,M.A.P. tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wadan Kobangdikal, Wagub AAL, Danguspurlatim, para Danlantamal wilayah timur, Dankodikopsla, Wadan Lantamal V dan pejabat lainnya.

Sementara itu pasukan upacara yang terlibat terdiri dari satu kompi gabungan pamen TNI / Polri, satu kompi Bintara Koarmatim, serta satu kompi Tamtama Koarmatim. Seluruh pasukan berada dibawah komando Danup yang dipercayakan kepada Letkol Laut (T) Dimi Trisakti, Kabengmes Fasharkan Lantamal V.

Dari beberapa rangkaian upacara tersebut, selain mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur mendahului kita dilaksanakan juga pelarungan karangan Bunga dan tabur bunga ke laut oleh irup. Diakhir jalannya upacara dilaksanakan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dipimpin oleh Komandan Upacara. Usai pelaksananaan upacara dilanjutkan dengan acara tambahan yaitu tabur Bunga oleh deputasi dan para undangan.

Sementara itu di tempat terpisah yakni Lapangan Apel Yos Sudarso, Mako Lantamal V juga dilaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015, dengan Inspektur Upacara Aslog Danlantamal V Kolonel Laut (T) Heru Sriyanta, S.T.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam amanatnya yang dibacakan Aslog Danlantamal V, mengingatkan seluruh masyarakat tentang pentingnya penyelenggaraan Hari Pahlawan setiap tahunnya. Sebab hal tersebut menjadi barometer tentang seberapa besar dan kuatnya keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan yang sifatnya mampu menghancurkan persatuan, keutuhan, dan produktivitas bangsa. Seperti konflik intoleransi antar umat beragama, berkembangnya paham radikalisme, dan penyalahgunaan narkoba yang semakin marak terjadi. Tidak ketinggalan KDRT yang kerap menimpa perempuan dan anak-anak, keadaan tersebut jauh dari apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan para pahlawan yang telah mewariskan NKRI kepada kita semua.

Karena itu lanjut Khofifah-sapaan akrab mantan Menteri PAN di era Kabinet Persatuan Nasional ini, tahun ini Kementerian Sosial mengusung tema Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku. Yang mana maknanya menurut Menteri Khofifah, adalah sebagai upaya menginternalisasi jiwa semua anak bangsa dengan sifat-sifat kepahlawanan, yakni rela berkorban, tanpa pamrih, bekerja keras, jujur, berani demi kebenaran, serta patriotik.

“Langkah besar dan semangat kepahlawanan para pendiri bangsa itulah yang perlu di-diseminasikan kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk memberikan penguatan semangat dalam menghadapi setiap tantangan maupun ujian. Marilah momentum ini kita jadikan satu langkah baru untuk membangun optimisme sebagai landasan revolusi karakter bangsa Indonesia menjadai negara maju dan bermartabat,” tandas mantan kandidat cagub Jatim pada Pilkada Jatim 2014 ini.(Adhi/Zaini).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here