Survey SEC, Paslon Walikota Probolinggo Handal Brilian Dominasi Popularitas, Elektabilitas dan Akseptabilitas

Foto : Tim survey independen SEC saat press rilles hasil survey Pilwali Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, Minggu (6/5/2018) suaraindonesia-news.com – Presentasi Hasil survey pilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Probolinggo 2018 yang dilakukan oleh Tim survey Independen Social And Education Centre (SEC) Probolinggo sejak 31-Maret-2018 hinga 7 April 2018, sebelum adanya debat publik dan kampanye terbuka, secara umum tingkat popularitas, elektabilitas, dan akseptabilitas di dominasi oleh paslon nomor urut 4 Handal Brilian (Habib Hadi Zainal Abidin – HMS Subri).

Survey yang dilakukan oleh SEC dengan metodologi, metode suevey multy strage random (acak), dari jumlah 400 responden dengan tehnik wawancara langsung menggunakan instrumen kuesioner diketahui Margin of eror 4,89%, sementara level kepercayaan mencapai 95%, yang tidak menentukan pilihan 14%, sedang menyatakan golput 26%.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Ilyas, selaku penelity ahli SEC saat press rillies presentasi hasil survey Pilwali Kota Probolinggo 2018 di salah satu rumah makan dijalan Panjaitan Kota Probolinggo, Minggu (6/5) siang.

H. Ilyas menjelaskan, sampling frame dalam survey ini adalah seluruh warga Kota Probolinggo, dengan mengacu kepada basis data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo.

Dari jumlah populasi warga scara statistik, kemudian dilakukan pengambilan sampel secara acak (random) yang secara proporsional tersebar diseluruh Kecamatan di Kota Probolinggo. Dari proses penarikan sampel acak itu selanjutnya terpilih 400 orang.

Dari jumlah sampel tersebut, menurut H. Ilyas, ambang kesalahan atau margin of eror survey ini 4,89%, dan tingkat kepercayaan 95%. Proses pengacakan dimulai dari penentuan sampel RT yang tersebar di 29 Kelurahan, diseluruh Kecamatan Kota Probolinggo.

“Dari masing masing RT terpilih akan dilakukan pengacakan untuk menentukan 2 (dua) orang responden. Jadi secara keseluruhan survey ini mengimbangkan pembagian responden laki laki dan perempuan, yakni 50 : 50 pada tiap RT terpilih,” kata H. Ilyas menjelaskan.

Dalam paparannya H. Ilyas menyebutkan, berdasar survey tersebut, masyarakat Kota Probolinggo yang merupakan pemilih dengan karakteristik yang independen dalam menentukan pilihannya sebesar 83,3%, rujukan politik 16,5%, rujukan kyai/ustad 47,6%, rujugan juragan 1,6%, rujukan tokoh parpol 12,7%, rujukan pengurus ormas 4,8%, dan lainnya 33,3%.

Sedang dari ekspektasi program prioritas : Perluasan lapangan pekerjaan 53,2%, Peningkatan keamanan 5,4%, Kesehatan gratis 16,4%, Bantuan usaha 5,4%, Pasar murah 8,2%, Penguatan pendidikan ke agamaan 14.4%, Tegas berwibawa 10,5%.

Sementara tingkat popularitas calon Walikota, Habib Hadi Zainal Abidin 84,8%, Fernanda Zulkarnain 79, 7%, H. Syamsu Alam 54,1%, Wito 48,6%. Untuk popularitas pasangan calon Walikota, Handal Brilian/HMS Subri 40,7%, Tretan Fernanda/Zulfikar Imawan 32,8%, Alamku/H. Kulup Widiyono 1,5%, Wito/Fery Rahyhwono 0,3%.

Untuk akseptabilitas paslon, Handal Brilian/Habib Hadi – HMS Subri 38,4%, Fernanda Zulkarnain – Zulfikar Imawan 28, 8%, H. Syamsu Alam – Kulup Widiyono 7,1%, Wito – Fery Rahyuwono 2,3%. Dan untuk Elektabilitas paslon, Habib Hadi – HMS Subri 29.9%, Fernanda Zukarnain – Zulfikar Imawan 24,3%, H. Syamsu Alam – Kulup 3,0%, Wito – Fery 1,0%.

H. Ilyas menambahkan, sesuai hasil survey responden, yang tidak menentukan pilihan ada 14% dan yang menyatakan golput 26 %. Hasil survey, responden perempuan lebih banyak dibanding responden laki laki.

“Hasil survey juga lebih tinggi perempuan yang belum memutuskan pilihan. Ini hasil survey sebelum adanya debat publik dan kampanye terbuka,” kata H. Ilyas.

Sementara untuk pemilih keturunan/etnis (tionghoa), secara spesipik pihak SEC tidak melakukan karena dianggap tidak etis. Nasdem 50 % sudah memutuskan tapi masih rahasia, dan 25% blm memutuskan. PKS 100% masih merahasiakan pilihannya.

“Kecenderungan untuk terbalik margin eror, paslon no 4 masih tetap unggul/tertinggi sekitar 0,5 %,” tambahnya.

Direktur lembaga SEC,  H. Badrus Zaman SE mengatakan, Survey lanjutan akan dilakukan bulan ramadhan, mendekati coblosan. Apakah nanti ada perubahan atau tidak.

“Apa yang dilakukan tim survey adalah jawaban hasil survey yang apa adanya. Sehingga hasil pilkada nanti, SEC bisa mengetahui sebelum hari coblosan dilakukan,” ungkapnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here