Siswi Cantik Ini Jual Keperawanannya 1,5 Juta Demi Bayar Hutang di Sekolah

Foto: Ilustrasi

JAKARTA, Kamis (12/04/2018) suaraindonesia-news.com -Sungguh ironis nasib yang menimpa siswi cantik sebuah SMA negeri di Tangerang sebut saja Mawar.

Mawar mengaku terpaksa harus menjual keperawanannya demi membayar utang.

Lebih memilukan lagi, ia melakukan perbuatan hina itu saat baru saja usai mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Inilah cerita lengkapnya seperti yang di lansir reporter TribunJakarta.com.

Udara malam saat itu cukup dingin, setelah hujan mengguyur sejak sore. Di sebuah meja kecil di pelataran sebuah minimarket terkenal, seorang gadis tampak asik memainkan ponsel.

Beberapa kali dia mengarahkan layar ponsel ke depan wajahnya. Rupanya, gadis itu sedang selfie.

Cukup indah nama asli gadis bertubuh tinggi semampai itu. Namun, sebelum berbincang, gadis itu minta agar nama aslinya tidak dipublikasikan.

“Pakai nama samaran saja kak, biar keluarga saya tidak tahu soal ini,” katanya memulai obrolan.

Akhirnya kami menamakan gadis cantik itu dengan sebutan Mawar. Mawar tidak sendiri malam itu, dia ditemani temannya satu sekolah.

Gadis itu saat ini sekolah di sebuah SMA negeri di daerah Ciledug, Tangerang.

“Saya kelas 12, hari ini baru ujian nasional hari pertama,” ujarnya, Senin (9/4/2018).

Sambil berbincang, gadis itu mulai bercerita soal kehidupan pribadinya.

“Hari ini kehidupan pribadi saya hancur. Saya enggak punya pilihan lain kak,” ucapnya pelan.

Dengan suara tersendat, Mawar bercerita kalau dia terpaksa harus ‘menjual’ keperawanannya ke seorang pria yang baru dikenalnya lewat media sosial.

Pria yang berstatus mahasiswa itu dikenalnya lewat fitur people nearby Line.

“Kenalan langsung tembak aja deh,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Mawar bercerita, dia menjual keperawanannya seharga Rp 1,5 juta kepada mahasiswa tersebut.

Ini dilakukan karena Mawar membutuhkan uang untuk mengganti uang kegiatan sekolahnya yang hilang.

“Saya dituduh mencuri uang itu, padahal saya sama sekali tidak melakukannnya. Saya bingung harus nyari uang kemana, terpaksa saya lakukan ini,” katanya.

Baca Juga: Cabuli Gadis Dibawah Umur, Seorang Kakek Asal Ambunten Sumenep Ditangkap Polisi 

Saat itu, Mawar baru saja mengambil uang pelunasan pembayaran dari sang mahasiswa.

“Tadi sebelum kesini ambil uang pelunasan dulu,” kata gadis berusia 18 tahun itu.

Sepintas tidak tampak kalau Mawar masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Tubuhnya yang tinggi membuat Mawar seperti anak kuliahan.

Malam itu, Mawar memakai kaus tangan panjang warna kuning menenteng sebuah tas kecil. Saat ditanya apakah perbuatan itu yang pertama dilakukan? Mawar tidak secara lugas menjawab.

“Ya gimana ya kak, kalau soal itu aku gak mau cerita,” katanya.

Yang jelas katanya, dia terdesak untuk melakukan itu karena tidak ada pilihan lain. Mawar melanjutkan, orangtuanya bekerja disebuah perusahaan swasta. Dia anak pertama dari tiga bersaudara.

“Gak berani minta sama bapak, uang segitu kan besar kak,” ucapnya.

Dalam kebingungannya karena dituduh telah mencuri uang kegiatan sekolah, seorang temannya kemudian memberitahukan cara mendapatkan uang dengan cepat.

“Awalnya ragu sih, takut saja orangnya kabur setelah gituin saya,” katanya.

Tapi karena tidak memiliki pilihan, Mawar terpaksa melakukan hal itu. Berbekal komunikasi dengan pria tersebut, Mawar kemudian memberikan diri bertemu seusai UN. Sebelum bertemu, Mawar lebih dulu berganti pakaian.

“Kalau pakai seragam bisa ketahuan sekolah saya,” katanya sambil sesekali memperbaiki masker.

Sesampai di hotel yang dimaksud, mahasiswa yang dikenalnya sudah menunggu di kamar hotel.

“Perasaan campur aduk, takut, sedih macam-macam lah kak,” ucapnya.

“Tapi saya janji, ini yang pertama, saya enggak akan mengulanginya lagi,” janji Mawar.

Setelah berbincang banyak, tak terasa jam sudah menunjukan pukul 9 malam. Mawar yang sejak bertemu asik bercerita, memilih untuk pulang duluan.

“Gitu aja ya ceritanya, nanti kalau masih penasaran kita bisa ngobrol lagi. Saya pulang duluan, besok masih UN soalnya,” kata Mawar sambil beranjak dari tempat duduknya.

Sumber : TribunJakarta.com
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here