Sinergi Bupati Faida dan Kejari Jember Berhasil Tuntaskan Kemelut PDP Kahyangan

Penandatanganan MoU Penuntasan Kemelut PDP Kahyangan. (Foto: Istimewa)

JEMBER, Selasa (13/2/2018) suaraindonesia-news.com – Persoalan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan yang membelit bertahun-tahun mengenai tagihan karet sebesar 159 ton akhirnya terselesaikan di era Bupati Jember dr Hj Faida MMR dan Wakil Bupati Jember Drs KH Muqit Arief. Tagihan pembelian karet 159 ton yang dibeli PT. Nanggala Mitra Lestari (PT. NML) senilai Rp 3,9 milyar lebih yang belum dibayar, bakal segera dituntaskan.

Menurut Bupati Jember dr. Faida, MMR, setelah dibantu Kejari Jember sebagai jaksa pengacara negara, akhirnya pada Senin tanggal 12 Februari 2018 di kantor Kejaksaan Negeri Jember, telah dilakukan mediasi terkait masalah karet 159 ton yg belum terbayar oleh PT Nanggala Mitra Lestari.Proses mediasi disaksikan langsung oleh Kajari Jember Ponco Hartanto dan pihak terkait.

“Hasil mediasi sudah dituangkan pada berita acara yangg intinya pihak PT Nanggala bersedia membayar utang pada PDP,” ujar Bupati Faida.

Pihak PT NML dalam hal ini diwakili Hendra sebagai Komisaris Utama sepakat untuk membayar karet 159 ton atau senilai Rp 3. 958.511.600 yang akan dibayar dengan mengangsur minimum Rp 300 juta setiap bulan yang akan dimulai bulan Maret 2018.

Baca Juga: Rayakan HPN 2018, FWLM Jember Undang Wandra Hibur Insan Pers 

Tahap pembayaran awal, pihak PT Nanggala akan menyerahkan Bilyet Giro (BG) Bank Jatim pada hari Kamis tanggal 15 Februari 2018 di kantor Kejaksaan.

“Dengan demikian upaya untuk penagihan dengan menggunakan Pengacara Negara dalam hal ini Kejaksaan Negeri Jember  berjalan dengan baik dan menghasilkan kesepakatan untuk dibayar oleh pihak PT NM,” ujarnya.

Bupati Faida menambahkan, berbagai persoalan Jember, secara bertahap akan diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

“Baik tujuannya, Benar Hukumnya, Betul caranya,” ujarnya.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here