Sidang Perdata Sunny Kamengmau Vs Drs. Amon Djobo Memasuki Babak Baru

Suasana persidangan perkara Perdata Sunny Kemengmau Vs Drs. Amon Djobo di PN Kalabahi-Alor, Kamis (11/01)

KALABAHI-ALOR-NTT, Kamis (11/01/2018) suaraindonesia-news.com – Gugatan Perdata Wanprestasi yang dilayangkan oleh Sunny Kamengmau terhadap Drs. Amon Djobo kembali digelar di Pengadilan Negeri Kalabahi, Kabupaten Alor, Kamis (11/01/2018) siang.

Dalam Sidang kali ini, penggugat Sunny Kemengmau hadir langsung didampingi oleh Kuasa Hukumnya Marten Maure sementara tergugat Drs. Amon Djobo tidak hadir dan hanya diwakili oleh Kuasa Hukumnya Lorens Megaman dan Yusak Tausbela.

Mengawali persidangan, Ketua Majelis Hakim Yahya Wahyudi, SH. MH didampingi Hakim Anggota satu I. Made Wiguna, SH. MH dan Hakim Anggota dua I. Made Gede Kariana, SH menyampaikan sesuai ketentuan Perma Nomor 01 Tahun 2016 maka upaya mediasi atau upaya perdamaian dalam perkara ini wajib hukumnya ditempuh.

“Upaya mediasi ini harus ditempuh oleh kedua belah pihak dan kami sebagai majelis hakim yang menyidangkan perkara ini sebisa mungkin untuk dilakukan perdamaian,” kata Yahya.

Yahya Wahyudi juga menambahkan dalam mediasi atau upaya perdamaian antara pihak penggugat dan tergugat akan ditempuh selama 30 hari untuk mencari win win solution atau solusi terbaik untuk kedua belah pihak agar bisa berdamai.

Baca Juga : Mantan Kader PDIP TTU Hadirkan Ratusan Massa Dalam Pendaftaran Paket Viktori-Joss di KPUD NTT

Sebelum menutup persidangan, Yahya Wahyudi kembali menegaskan bahwa dalam mediasi ini pihak yang berperkara yakni Sunny dan Amon harus datang sendiri demi menghindari konsekuensi hukum yang timbul dalam proses perkara ini.

“Kalau prinsipal penggugat tidak hadir maka amanat Perma, perkara wajib langsung diputus pun demikian terhadap tergugat apabila tidak hadir maka dibebankan biaya perkara,” tutupnya.

Terkait ketidakhadiran Amon Djobo pada persidangan kali ini, kuasa hukumnya Lorens Megaman maupun Yusak Tausbela saat dikonfirmasi seusai persidangan berjanji dan yakin kliennya akan hadir persidangan mendatang.

Sementara Kuasa Hukum Penggugat Marten Maure mengatakan seharusnya sidang yang tadi dilakukan ini prinsipal harus hadir baik penggugat maupun tergugat karena ada format yang disediakan untuk kedua belah pihak untuk tanda tangan yang tidak bisa diwakili oleh Kuasa Hukum.

Sidang akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 18/01/2018 dengan agenda mediasi yang yang akan dipimpin oleh Mediator Amin I Bureni, SH. MH yang sudah disepakati bersama oleh prinsipal baik itu pihak penggugat maupun tergugat.

Reporter : Yoko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here