Sidak Kapolres, Harga Tiket Pesawat di Jember Normal

Kapolres Jember didampingi Kepala UPT Penerbangan Dishub Jember mengecek harga dengan menanyakan langsung kepada para calon penumpang. (Foto: Guntur Rahmatullah)

JEMBER, Minggu (10/6/2018) suaraindonesia-news.com – Baru-baru ini beredar berita bahwa harga tiket pesawat menjelang lebaran di Bandara Internasional Juwata Tarakan Kalimantan Utara mengalami lonjakan harga yang tak terkendali, bahkan telah melebihi ambang batas atas harga yang telah ditetapkan. Misalnya untuk rute Tarakan-Balikpapan tembus dengan harga Rp. 2 juta dari yang seharusnya ambang batas atasnya hanya Rp. 900ribu seperti yang telah diberitakan oleh Radar Nunukan, edisi cetak 9 Juni 2018.

Akibat pemberitaan tersebut, masyarakat pun resah sehingga Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH langsung melakukan sidak ke bandara setempat, Minggu (10/6/2018) siang. Hasilnya, kedua maskapai penerbangan baik Garuda Indonesia maupun Wings Air yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember, harganya stabil dan tidak melampaui ambang batas atas yang telah ditetapkan.

“Kita melakukan pengecekan harga tiket pesawat rute Jember-Surabaya maupun sebaliknya, hasilnya yaitu harga masih dalam batas wajar tidak melebihi ambang batas bawah maupun atas, jadi masyarakat bisa tenang,” kata Kapolres Jember, Kusworo Wibowo.

Heru Joko Satria, Kepala Perwakilan Garuda Indonesia di Jember mengakui bahwa harga tiket pesawat untuk tujuan Jember-Surabaya memang ada kenaikan antara 20-30 persen, namun semua itu masih diambang batas atas yang ditentukan Kementerian Perhubungan.

“Harga kita untuk rute Jember-Surabaya, harga terendahnya yaitu Rp. 315 ribu dan tertinggi Rp. 602 ribu, ya memang ada kenaikan 20 -30 persen namun tidak melebihi batas tersebut, dan semua bisa diakses online, kita tidak ada permainan harga,” kata Heru.

Sedangkan untuk Wings Air, harga terendah berada di Rp. 380 ribu dan tertinggi Rp. 515 ribu. Seorang calon penumpang, Hanna (27) yang hendak pergi ke Surabaya menggunakan pesawat Garuda Indonesia mendapatkan harga Rp. 500 ribuan.

“Saya mau ke Surabaya, harganya tadi saya dapat Rp. 546 ribu, iya pakai Garuda Indonesia,” ucap Hanna

Sementara itu, Kepala UPT Penerbangan Dishub Jember mengatakan, lonjakan penumpang sudah mulai terjadi mulai hari ini, untuk arus mudik.

“Mulai hari ini dimulainya arus mudik, lonjakan penumpang sekitar 25 hingga 30 persen dari hari biasa, kami pastikan harga tetap normal baik arus mudik maupun arus balik,” katanya.

Reporter: Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here