Sepekan Cuaca Buruk Ratusan Nelayan Beringsang Tidak Melaut

Sumenep, Suaraindonesia-news.com – Ratusan nelayan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, sejak seminggu ini tidak berani untuk melaut sehubungan kondisi cuaca angin kencang yang mengiringi cuaca buruk saat ini. Seperti halnya ratusan nelayan yang ada di Desa Beringsang Kecamatan Gili Genting yang terpaksa bertahan untk tidak melaut.

Kepala Desa Beringsang, Sutlan, SE kepada News Room, mengungkapkan para nelayan di desanya terpaksa tidak melaut karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Meskipun diakui sebagian nelayan ada yang nekat melaut karena tuntutan untuk mengais rizki dengan mencari ikan dilaut.

“sebagian nelayan memang ada yang terpaksa melaut meskipun hasilnya tidak seberapa. Karena dengan kondisi seperti sekrang ini tidak bisa berbuat apa-apa.”ungkpnya.

Bahkan dampak daari angin kencang perahu yag biasa mengangkut barang dagangan ke Daratan Sumenep, banyak perahu yang tidak berani. Meskipun ada ongkosnya mahal bisa lebih dari 200 persen. Kalau hari biasanya onkosnya Rp. 8.000 saat ini minta Rp. 20.000 karena resikonya juga tinggi.

Bahkan, harga sembako dan lauk pauk di desanya juga naik, karena sulitnya barang di pasar. Seperti ikan yang biasaya seharga Rp. 5.000 bisa naik menajdi dua kali lipat yakni Rp. 10.000, itupun jumlahnya terbatas.

Sutlan berharap, para nelayan di denganya selama tidak melaut masih bisa menghidupi kelluarganya dengan harta yang dimiliki. Bahkan, tahun lalu, sejumlah nelayan menerima bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Kecamatan Gili Genting.

Kami berharap tahun ini juga ada bantuan untuk membantu nelayan dalam menghadapi cuaca buruk seperti sekarang ini.”pungkasnya. (ren)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here