Sempat Tertunda, Abdya Kembali Lakukan Tanam Serentak

Tanam Serentak

Reporter : Nazli

Blangpidie, Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pertanian dan Pertenakan (Distannak) Kabupaten setempat kembali melaksanakan temu lapang Tanam Serentak Padi Masa Tanam II Rendengan tahun 2015.

Pelaksanaan seremoniar tanam serentak rendengan tahun 2015 tersebut yang dilaksanakan, Senin (28/12) di Desa Menasah Teungoh Kecamatan Lembah Sabil berjalan lancar walau sempat sempat diragukan oleh berbagai pihak akan gagal pelaksanaan tanam serentak.

Pantauan SI, dalam kegiatan tersebut ikut hadir, Wakil Bupati Abdya Erwanto, Dandim 0110 Abdya Letkol Inf Suhartono, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi, mewakili Kajari Blangpidie Teuku Azwar, anggota DPRK Abdya Khairuddin, Kepala BPS Abdya Baharuddin,  serta sejumlah kepala SKPK, para camat dan Mukim, Kades, Babinsa, penyuluh, Mentri tani, para keujruen, aneuk blang dan undangan lainnya.

Kadistannak Abdya Maswadi,SP.MPD dalam laporannya menyebutkan, saat ini Abdya memiliki ketersediaan lahan yang meliputi areal lahan basah 8.000 Ha lebih sedangkan lahan kering mencapai 13.000 ha lebih.”Lahan yang kita laporkan ke pusat sekitar 11.000/Ha lebih yang setiap tahunnya ditanami padi,”sebutnya.

Lebih lanjut disebutkan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas swasembada pangan, pihaknya terus berupaya melakukan perluasan lahan untuk bisa ditanami padi atau yang lainnya.

”Tentunya hal ini membutuh waktu dan anggaran yang cukup, maka keberhasilan sektor pertanian akan terus mengalami peningkatan untuk tahun-tahun yang akan datang,”imbuh Maswadi.

Ditempat yang sama, Dandim 0110 Abdya, Letkol Inf Suhartono mengaku dirinya sedikit kecewa terhadap sejumlah kelompok petani. Pasalnya, jadwal serentak tanam rendengan tahun 2015 ini meleset dari jadwal yang sudah disepakati.

”Terpaksa harus digeser diakibatkan berbagai factor  yang terjadi di masyarakat tani,”tegasnya.

Salah satu faktor penghambat, lanjut Dandim adalah faktor ketergantungan, untuk itu dirinya secara khusus mengharapkan ketergantungan harus disingkirkan jika ingin sesuatu bisa berjalan sesuai dengan kesepakatan.

”Tepat waktu itu akan mempermudah semua urusan, semoga saja kedepan semua alat pengolah tanah bisa dimamfaatkan semaksimal mungkin, jalin komunikasi yang baik,mudah-mudahan keberhasilan akan selalu memihak kita,”sebutnya.

Wakil Bupati Abdya Erwanto, dalam arahannya mengapresiasi kerja keras Babinsa, penyuluh, serta Aneuk blang yang telah memberi warna lain untuk pertanian Abdya sehingga menerima perhargaaan terbaik se-Aceh disektor pertanian.

”Ini merupakan pencapaian terbaik daerah, untuk itu kedepannya kita akan mencoba sektor lainnya yang sesuai dengan daerah,”cetusnya singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here