Sebanyak 1.260 Tenaga Honorer K2 Desak Pemkab Pamekasan Terbitkan SK Khusus

PAMEKASAN, Senin (25/01/2018) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 1.260 orang yang tergabung dalam tenaga honorer kategori dua (K2), meminta agar diterbitkan Surat Keputusan (SK) khusus ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Senin (15/01).

Selama ini, para tenaga honorer K2 yang tersebar di 13 kecamatan masih belum mendapatkan SK yang diterbitkan Pemkab Pamekasan dan ditandatangani oleh Bupati.

“Sementara itu yang kami terima bukan SK, tetapi SK pembayaran honor saja atau menurut OPD itu SK kontrak,” ungkapnya.

Permintaan para abdi negara dan masyarakat yang tidak kenal lelah tersebut sangat beralasan, mengingat para tenaga honorer yang tergabung dalam K2 mengabdi cukup lama khususnya dilingkungan Pemkab Pamekasan.

Pihaknya berharap, agar tahun ini seluruh tenaga honorer K2 secara yuridis mendapatkan perlindungan hukum, sehingga mutlak diperlukan.

“SK Bupati ini mutlak sangat diperlukan dan kami butuhkan. Karena akan bermanfaat untuk verifikasi dan validasi ketika ada regulasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Men PAN) dan birokrasi,” katanya.

Lebih lanjut Maskur menambahkan bahwa “permohonan kami ini sangat orgen bagi K2, sehingga posisi kami bisa kuat dimata hukum karena sudah mengabdi puluhan tahun pada pemerintah,” tandasnya.

Sementara untuk mendapatkan apa yang diinginkan oleh K2, pihaknya meminta dukungan para wakil rakyat yang ada di parlemen.

Bak gayung bersambut, keinginan K2, mendapat respon positif dari para legislator khususnya Ketua dewan dan Ketua Komisi 1 pada DPRD Pamekasan.

“Semua keinginan K2 untuk mendapatkan SK nanti akan kami tindaklanjuti karena masuk akal dan logis,” kata Halili Ketua DPRD Pamekasan.

Reporter : My-Ita-Sof
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here