Satu Bulan, Satresnarkoba Sampang Ungkap 16 Kasus

16 Orang Tersangka Narkoa

Sampang, Suara Indonesia-News.Com – Dalam kurun waktu sebulan, Satresnarkoba (Satuan Reserse Narkoba) Polres Sampang, berhasil mengungkap sedikitnya 16 kasus, dari 16 kasus tersebut bervariasi mulai dari tangkapan kasus sedang, hingga kasus besar di wilayah sampang.

Hal itu disampaikan, Kasat Narkoba Polres Sampang AKP. Arief Kurniady, SH mengatakan, dar16 kasus yang telah diungkap Satresnarkoba Polres Sampang sebanyak 19 tersangka sebagian banyak dengan barang bukti jenis sabu- sabu.

“Memang untuk sebulan ini tangkapan kami bervariasi seperti kasus besar narkoba jenis sabu – sabu. Para tersangka tersebut rata-rata sebagai kurir dan pengedar. Selain itu, para tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan itu tersebar di seluruh wilayah sampang”. tuturnya.

Jadi imbuhnya, selama sebulan dengan 16 kasus Narkoba giat rutin dalam rangka mendukung program 100 hari Kapolri, tujuannya, untuk menciptakan situasi kondusif di wilayah Sampang agar aman dari barang haram tersebut.

Dalam pers release Satnarkoba Polres Sampang hanya menunjukkan 8 tersangka masih dalam proses penyidikan dan tersangka yang lain penyidikan sudah selesai (P21), diantara 8 tersangka berinisial “SR” (30 tahun) asal warga Desa Muktesareh Kec. kedungdung, “MD” (27 tahun) asal warga Desa Banjar Kec. Kedungdung, “SD” (26 tahun) “AR” (20 tahun) keduanya asal warga Desa Tambak agung Kec. Ambunten Kab. Sumenep, “HB” (22 tahun) asal warga Desa Sukobanah Daya Kec. Sukobanah, “NW” (33 tahun) asal warga Desa Bire Tengah Kec. Sukobanah. “SB” (34 tahun) “AF” (36 tahun) keduanya asal warga Desa Apa’an Kec. Pangarengan, “RD” (26 tahun) asal warga Desa Bandaran Kec. Tlanakan Kab. Pamekasan, dan “HS” (32 tahun) warga Jl. Pemuda Kel. Rongtengah Kec. Sampang. Sebagian banyak para tersangka pengguna narkoba jenis sabu – sabu.

Kapolres Sampang AKBP. Yudo Nugroho Sugiarto, SIK melalui Kasat Narkoba Polres Sampang AKP. Arief Kurniady, SH menjelasakan, dari 8 tersangka yang di tunjukkan ada 5 tersangka yang di amankan pada saat razia di bulan puasa, tersangka di kenakan pasal 112 dan pasal 117, undang – undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (nor/luk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here