Satpol PP Kembali Tertibkan Kawasan Alun-Alun Kota Batu

Reporter: Adi Wiyono

Kota Batu, suaraindonesia-news.com  – Operasi gabungan  terdiri dari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Batu,   Dinas perhubungan kota Batu,  Polres Batu,  Selasa (10/5/2016) petang kembali melakukan penertiban di sejumlah kawasan alun-alun kota Batu.

Dalam operasi gabungan itu, petugas melakukan pembersihan  lapak-lapak milik Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Munif , sebelah selatan Alun2 kota Batu dan sebagian Jalan Sudiro, dan jalan Kartini.

Pembersihan lapak-lapak  oleh Satpol PP dengan  mengangkuti lapak- lapak  ke dalam truk-truk yang telah disiapkan dari dinas kebersihan  dan pertamanan kota Batu.

Mesti mendapat protes dari sejumlah PKL,  petugas tetap  tdk menggubris,  para PKl  tdk bisa berbuat banyak,  petugas gabungan tetap melakukan penertiban dan pembersihan diareal kawasan Alun-alun. 

Kasatpol PP Pemkot Batu, Robiq Yunianto saat ditemui mengatakan bahwa penertiban itu dilakukan oleh satpol PP kota Batu  lantaran keberadaanya telah menganggu ketertiban dan melanggar Perda. 

“Kawasan alun-alun itu harus stiril dari PKl,  karena daerah tersebut berada di areal terlarang” jelas Robiq.

Menurut dia, berjualan  di kawasan alun-alun  itu dangat menganggunkeindahan kota,  dan  menganggu  ketertiban dan pemandangan.

“kita sudah mengingatkan berkali-kali jangan sampai berjualan di kawasan alun- alun, namun mereka tetap saja berjualan Seperti ini, ya  akhirnya, kami lakukan penertiban,” ungkapnya. 

ia juga menyayangkan pada PKL, harusnya pedagang harus mengerti, karena yang dijadikan tempat berjualan itunkawasan bebas PKL.  

“Operasi  yang dinamakan Praja Wibawa Tertib ini, dirinya memohon kepada para pedagang untuk mentaati peraturan yang berlaku, karena  kawasan alun-alun Kota Batu harus bersih dari PKL,” imbuhnya.

Setelah dilakukan penertiban kali ini,  Nantinya para PKL akan dipanggil untuk dimintai komitmen agar tidak melanggar. 

Sementara itu,  Hida salah satu pedagang yang berjualan di Jalan Munif, mengaku kecewa dengan Satpol PP, karena  operasi tersebut tidak dilakukan peringatan sebelumnya 

“hendaknya satpol PP kalau melakukan penertiban jangan tebang pilih, satu kena lainnya harus ditertibkan, jangan seperti sekarang ini, cuma sebagian saja, hukum harus tidak tebang pilih,” tuturnya 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here