PANEKASAN, Senin (19/2/2018) suaraindonesia-news.com – Salah satu ruang inap pasien kelas II dan ruang perawat Dahlia yang berada dilantai dua di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer dijalan Bonorogo No.17 Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ambruk akibat diterjang hujan yang disertai angin kencang. Senin (19/02).
dr. Setya Budiono direktur RSU Mohammad Noer mengatakan, ambruknya salah satu ruangan di rumah sakit yang dipimpinnya saat terjadi hujan yang disertai angin kencang.
“Plafon yang ambruk diruang dahlia itu terjadi saat hujan yang disertai angin kencang,” katanya menjelaskan.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban, namun hanya satu perawat yang dikabarkan mengalami luka ringan.
Kejadian yang menimpa rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wib.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2018, Kapolda Jatim Bersama Pangdam V Brawijaya Silaturrahmi Ke AUMA
Menurutnya, setelah kejadian semua pasien diruang tersebut segera dilakulan evakuasi keruangan lainnya untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.
Sementara itu, menurut informasi yang didapat dari salah seorang yang ada ditempat kejadian namun tidak mau disebutkan namanya mengatakan, perawat yang terkena reruntuhan plafon saat ini sedang dilarikan ke rumah sakit yang ada di kota Pahlawan.
“Ya mungkin gejala gegar otak pak, karena perawat itu mual-mual dan muntah-muntah,” katanya.
Hingga kini, pihak dari rumah sakit seperti menutup-nutupi atas kejadian tersebut, dengan tidak memberikan keterangan berapa jumlah pasien yang berada diruangan itu.
Sedangkan dari keluarga pasien dan para perawat untuk sementara tidak bisa dikonfirmasi karena masih kaget dan trauma atas kejadian tersebut.
Reporter : May-Ita
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam












