Saksi Menjelaskan Didepan Hakim Terkait 2 PNS Pakai Narkoba

Reporter: T2g

Gunungsitoli, Jumat 7/10/2016 (suaraindonesia-news.com) – Setelah menjalani sidang dakwaan terkait kasus penyalahgunaan narkoba oleh dua orang PNS yakni Juang Telaumbanua (JT) & Suardin Mendrofa (SM), asal Kota Gunungsitoli beberapa hari yang lalu, Kini Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli kembali menyidangkan terdakwa JT & SM dengan agenda mendengarkan keterangan 3 orang saksi yang berasal dari Satuan Res Narkoba Polres Nias. Kamis (6/10).

Dalam fakta persidangan, Para saksi membenarkan terdakwa JT & MT telah menggunakan narkotika jenis shabu ketika di tangkap dikediamannya di Desa Miga, Gunungsitoli, Pulau Nias, Sumatera Utara.

Hal itu dibuktikan dengan penemuan barang bukti berupa narkotika jenis shabu yang ditemukan didalam remot kipas, sisa pakai shabu, mancis tanpa kepala, botol listerin yang sudah tertancap pipet.

Para saksi juga memberitahu bahwa penangkapan kedua terdakwa berdasarkan informasi warga yang resah dengan kedua terdakwa yang diduga kerap melakukan transaksi narkoba di Desa Miga.

Saat terdakwa di interogasi oleh Polisi (lanjut saksi) Kedua nya mengaku membeli dan mendapatkan narkotika tanpa izin dari seorang wanita berinisial DH.

Usai mendengar keterangan para saksi, Salah seorang terdakwa JT, membantah beberapa poin yang disampaikan saksi yakni terdakwa JT berkilah bahwa yang membuang salah satu barang bukti jenis bong melalui jendela kamar bukanlah dia melainkan terdakwa SM.

Pantauan Wartawan, Para saksi dihujani pertanyaan lainnya baik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dari Penasehat Hukum (PH) para kedua terdakwa.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, Majelis Hakim yang dipimpin langsung oleh Ketua PN Gunungsitoli, Nelson Angkat, Memutuskan menunda persidangan kasus narkoba ini dan dilanjutkan pada tanggal 13 Oktober 2016.

Hingga saat ini pihak Pemerintah daerah belum bersedia memberi keterangan kepada wartawan atas keterkaitan dua orang pegawainya yang terjerat kasus narkotika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here