RSUD Soeprapto Cepu Menuju Zona Bebas Korupsi

Penandatangan piagam pencanangan Zona Integritas yang Diketuai oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho.

BLORA, Kamis (8/11/3018) suaraindonesia-news.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.Soeprapto Cepu, Kabupaten Blora provinsi Jawa Tengah, bertekad menjadi wilayah bebas korupsi. Hal itu ditandai dengan deklarasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Menyusul ditunjuknya rumah sakit pimpinan dr Fatkhur Rokhim tersebut, menjadi salah satu pilot project bersama tiga Organinasasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

Adapun tiga OPD lain yang ditunjuk bupati adalah, RSUD dr. R. Soetijono Blora yang sudah lebih dulu mendeklarasikan diri, kemudian Dinas Perijinan, serta Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil.

“RSUD Cepu ditetapkan sebagai Zona Integritas,” kata dr Fatkhur Rokhim, Direkur RSUD R. Soeprapto Cepu, disela-sela Deklarasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), di Aula Rumah Sakit setempat.

Dijelaskan, setelah dilaksanakan deklarasi tersebut, bakal dilakukan sosialisasi pada setiap bagian. Mulai dari parkir hingga direktur.
Selama berjalan, akan terus dilakukan penilaian dan evaluasi. Yang nantinya bisa menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Predikat Menuju WBBM merupakan  predikat yang diberikan kepada   suatu unit kerja/satuan kerja yang sebelumnya telah mendapat predikat Menuju WBK dan memenuhi sebagian besar    manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem     manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Ditambahkan, perbaikan akan dilakukan pada sisi penataan ruang pelebaran areal parkir, dan kami sudah upayakan serta usulkan pembangunan rumah ibadah atau masjid alhamdulillah disini ada juga kegiatan belajar alquran ada juga kegiataj kultum dan sebagainya, juga kedepannya bisa di jadikan sebagai fasilitas sholat jumat dan paling utama kami akan memperbaiki taman- taman agar interiornya kurang yang kurang sedap dipandang mata, ketika kita masuk gedung ini mata kita hanya terhalang bangunan tembok gedung, untuk itu rumah sakit ini akan kami usulkan rumah sakit seribu taman.,” kata dia.

Deklarasi tersebut mendapat apresiasi Bupati Blora, H.Djoko Nugroho. Terlebih kinerja direktur RSUD R.Soeprapto Cepu, dr Fatkhur Rokhim yang sudah membawa banyak perubahan. Padahal Fatkhur baru satu tahun tiga bulan menjabat direktur.

“Akan kami jadikan Kepala Dinas Kesehatan untuk menggantikan pejabat lama,” kata Djoko Nugroho.

Djoko nugroho, juga menyambut baik rencana pengajuan rumah sakit seribu taman yang dianggap berpengaruh terhadap kesehatan pasien,” katanya.

Dilanjutkan, deklarasi tersebut menjadi yang kedua setelah RSUD dr. R.Soetijono Blora. Selanjutnya akan dilanjutkan Dinas Perijinan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Mudah-mudahan semua OPD bisa mengikuti,” harapnya.

Pada kesempatan itu juga ditanda tangangi piagam pencanangan Zona Integritas yang diketahui oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho. Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan deklarasi secara bersamaan sebagai wujud komitmen bersama menuju RSUD Cepu yang bebas korupsi, bersih dan melayani.

Reporter : Lukman
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here