Rizal Calon Presiden Masa Depan, Siapakah Dia?

Rizal saat mengantarkan pengguna jasanya
Reporter : Hasan
Surabaya, Suara-Indonesia News.Com – Hujan adalah air yang turun dari langit, itulah sepintas yang dipahami kita sebagai manusia. Air sebagai kebutuhan hidup yang tidak bisa dipisahkan  oleh semua makhluk yang bernyawa di dunia ini. Namun kerap kali kedatangan hujan oleh segelintir orang tidak diinginkan, karena akan membuat sengsara warganya terutama di daerah kota metorpolis seperti Surabaya dan megapolitan seperti ibu kota negara Jakarta, kenapa? Karena hujan yang lebat dan panjang di daerah ini akan terjadi banjir dan penghuni rumah akan dievakuasi.
Terlepas dari kasus diatas, hujan adalah kebutuhan pokok manusia, karena selain sebagai konsumsi juga sebagai bahan untuk bisa bercocok tanam dan lain sebagainya.
Namun ada yang unik di distasiun surabaya pasar turi Jalan Semarang Nomor 1 sore ini, sabtu (19/03/2016). Kedatangan musim hujan seakan menjadi berkah pada penduduk setempat, khususnya anak-anak dibawah umur, seperti yang menyebut dirinya Rizal (11) kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dengan turunnya hujan, karena dia bisa bekerja dan mendapat uang. Karena ketika turun hujan, dirinya akan datang ke stasiun untuk memberi jasa payung bagi calon penumpang Kereta Api, sehingga calon penumpang tidak kehujanan ketika mau masuk stasiun.
“Hujan turun senang pak, saya bisa bekerja dan mendapat uang”. Katanya.
Ketika ditanya oleh wartawan, uang hasil dari jasa payung ini untuk beli apa? Dengan nada polos, lugu dan penuh kejujuran Rizal (11) menyapaikannya untuk beli Buku Sekolah, karena dirinya mengatakan semakin banyak buku dia akan bisa baca banyak pengetahuan dan jadi orang pintar.
Ketika ditanya cita-cita, Rizal seakan bingung menjawabnya, namun setelah diberikan contoh oleh wartawan, sperti ingin jadi dokter, pilot, secara spontan Rizal menjawab “tidak”, dirinya ingin menjadi Presiden atau Ketua DPR Stasiun, sontak yang mendengarkan ketawa dengan jawaban Rizal. Mana ada ketua DPR Stasiun, yang ada Kepala Stasiun atau Ketua DPRD, DPR RI. Tapi entahlah, walau salah jawabannya namanya juga anak kecil.
Namun dari beberapa pertanyaan dan jawaban, satu yang paling menyentuh. Dia (Rizal) mengatakan banyak pemimpin di Indonesia ini tidak pernah baca buku, hanya mengandalkan kekayaannya, makanya membuat rakyat sengsara.
“Banyak pemimpin di Indonesia tidak pernah baca buku, tapi mengandalkan kekayaannya, makanya membuat rakyatnya sengsara”. Lanjutnya.
Dikonfirmasi ditempat yang sama Novia (39) salah satu calon penumpang Kereta Api jurusan Surabaya-Jakarta mengaku senang tertolong oleh anak-anak ini sehingga dirinya tidak kehujanan sampai masuk stasiun, dan juga bangga dengan anak kecil yang sudah pandai bekerja untuk membantu orang tuanya, walau disisi lain dirinya merasa iba apabila anak kecil bekerja.
“Senang mas ngelihat anak kecil ini, saya juga tidak kehujanan sampai masuk ke stasiun”. Katanya.
Dalam jasa payung ini, Rizal dengan kawan-kawannya yang lain tidak mematok harga, namun memberikan sepenuhnya kepada orang yang menjadi konsumennya, berapapun dibayar yang penting ikhlas. Rizal (11) Anak kecil yang penuh inspirasi, karena dia akan menjadi anak yang tangguh dan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya kelak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here