Chikungunya Serang Ratusan Warga Pulau Kangean

Foto : Illustrasi

Suara Indonesia-News.Com, Sumenep – Sekitar 500 warga Kecamatan Kangayan/pulau Kangean, Sumenep, Madura Jawa Timur, diserang chikungunya. Dalam tiap harinya, tidak kurang dari 30 orang penderita  yang terjangkit penyakit menular tersebut.

Akibatny puskesmas Kangayan, tidak mampu menampung pasien cikungunya, yang terus menerus membludak. Akibatnya sejumlah pasien harus menjalani perawatan dirumahnya dengan mendatangkan petugas puskesmas.

“Benar warga disini banyak yang terserang chikungunya, tiap hari tidak kurang dari 30 orang yang terserang chikunya,” kata Zainal (50), warga Kecamatan Kangayan/pulau Kangean, Sumenep, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya, penularan penyakit tersebut tergolong sangat cepat melalui anggota keluarga dalam sebuah rumah tangga. Warga yang terkena panyakit cikungunya itu, tubuhnya akan teras lemas dan tidak gairah untuk melakukan aktivitas.

Dikatakan, penyakit yang dengan penularannya itu, mulai dirasakan warga sejak dua minggu terakhir. Namun hingga berita ini di tulis, belum ada tindakan oleh petugas puskesmas.

“Kejadiannya sudah sekitar dua minggu, ya karena penderitanya terus nambah jumlahnya jadi banyak, sudah sekitar ratusan,” bebernya.

Kejadian luar biasa (KLB) yang melanda  warga pulau Kangean tersebut, sudah diketahui oleh camat setempat. Bahkan pihak kecamatan sudah melakukan kordinasi dengan puskesmas setempat, untuk dilakukan pencegahan dini, sehingga penyakit chikunya tidak terus mewabah.

“Memang benar warga kami banyak yang terserang cikungunya, dan saya sudah melakukan kordinasi pihak puskesmas agar dilakukan pogging,” kata Zulkarnaen, Camat Kangayang/pulau Kangean, Sumenep,melalui telepon selulernya.

Menurutnya, tidak hanya warga yang terkena chikunya, melainkan staf di kantor kecamatan juga terserang chikunya. “Bukan hanya warga yang terserang penyakit itu, tapi staf kami juga banyak yang terserang,” pungkasnya. (udin/zai).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here