Ratusan Siswa SMAN 02 Batu Digembleng Hindari Perilaku LGBT dan Hindari Narkoba

Peserta pondok ramadha

KOTA BATU, Kamis (7/6/2018) suaraindonesia-news.com – Ratusan siswa SMAN 02 Batu dalam kegiatan pondok Ramadhan 1439 H/2018 M selama empat hari, Senin 4 Juni hingga Kamis 7 Juni 2018, para siswa siswi muslim itu digembleng untuk dapat menghindari perilaku Lesbian Gay Biseksual dan Trangender (LGBT) dan menghindari Narkoba.

Salah satu ustad dari belasan ustad dan ustadah Pondok Pesantren (ponpes) Mahab dan Pengembangan Dakwah Nurul Haromain Pujon Kabupaten Malang, ustad Bahrudin pemberi materi pada acara pondok Ramadhon menyebut bahwa perilaku LGBT dikalangan remaja sekarang ini sangat mengkhawtirkan dan perlu ada dasar-dasar agama yang kuat agar mereka terhindar dari perilaku LGBT.

“Virus LGBT ini sangat berbahaya dan mengancam para generasi muda, untuk itu salah satu cara untuk menghindari adalah dengan menanamkan dasar-dasar agama yang kuat, Salah satu dengan mengerjakan solat lima waktu,” kata Ustad Bahrudin.

Sedang Fiatin Ainiyah Guru agama Islam SMAN 02 Batu mengatakan pemberian materi menghindari perilaku LGBT dan menghindari Narkoba sangat penting dalam situasi seperti ini.

“Karena anak itu dalam usia remaja, perilaku-perilaku tersebut ada di sekitar mereka, mereka mudah terpengaruh dalah hal-hal yang negative, yang mungkin banyak juga terjadi di masyarakat,” terang Fiatin, saat ditemui disela-sela acara pondok Ramadhan, Kamis (7/6/2018).

Dengan disajikan materi itu materi diharapkan anak-anak itu mampu menghindari perilaku yang negative dalam kehidupan masyarakat dan mampu melakukan hal-hal yang positif sesuai dengan ajaran agama menghindari LGBT dan menjauhi Narkoba.

Meski demikian, kata Fiatin peran orang tua sangat diharapkan dalam mendidik anak, sehingga bisa mencegah terjadinya penularan perilaku menyimpang.

Sementara Wakil kepala sekolah bidang Kehumasan SMAN 02 Batu Agus Bintoro mengatakan kegiatan Ramadhan kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada kali ini pemateri menekankan pada anak-anak untuk menghindari LGBT dan menjauhi Narkoba.

“Tujuan dengan diadakan pondok ramadhan ini selain siswa-siwi dapat menghindari LGBT dan Narkoba mereka juga diharapkan agar dalam menjalankan ibadah puasa dapat melakukanya dengan khusuk, dan memperoleh semangat dalam menjalankan ibadah puasa,” tandas Bintoro.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here