Ratusan Hektar Padi Siap Panen Tak Berisi

Ilustrasi

SAMPANG, Jumat (6/4/2018) suaraindonesia-news.com – Aneh ratusan hektar tanaman padi milik petani di Desa Baruh, Kecamatan kota, Sampang, yang sudah siap panen berubah tak berisi alias kopong.

Kejadian ini, ternyata sesuai mitos yang diyakini oleh warga setempat. Jika menjelang masa panen padi lalu sering terjadi kilatan petir tanpa suara maka kilatan itu akan menarik isi padi. Sehingga, saat panen tiba, maka hanya tersisa kulitnya saja.

“Menurut leluhur kami jika padi sudah tua dan ada kilatan petir tanpa suara. Itu merupakan kode alam yang bisa membuat isi padi hilang, nah ternyata mitos ini benar-benar terjadi sekarang,” kata Amin selaku Kepala Desa (Kades) Desa Baruh.

Amin juga mengatakan, masa musim panen padi kali ini para petani di Sampang mengalami penurunan produksi yang sebelumnya mampu memperoleh hasil 1,6 ton saat ini hanya setengahnya.

“Satu tangkai itu bisa berisi 120 butir. Nah sekarang hanya sekitar 50 butir. Tapi warga yakin penyebabnya adalan kilat,” ujarnya.

Ditempat yang sama menurut Zainudin petani lainya mengatakan, mitos kilat yang bisa menyedot isi padi ini tidak terjadi pada tahun 2018 saja. Konon, kejadian serupa juga dialaminya saat lima tahun lalu.

“Warga hanya pasrah karena usaha untuk membuat hasil panen dengan air dan pupuk kami rasa sudah cukup. Dan memang mitos ini jadi kenyataan,” tandasnya.

Reporter : nor/luk
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here