Pusdik Arhanud Perkenalkan Rudal Mistral dan Rudal Poprad

Komandan Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Kolonel Arh Rikas Hidayatullah SE M.M, saat ditemui usai Upacara penutup pendidikan kejuruan Tamtama Arhanud Gelombang I tahun ajaran 2017, Sabtu (9/12/2017) siang.

KOTA BATU, Sabtu (9/12/2017) suaraindonesia-news.com – Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD memperkenalkan Dua alat utama sistem persenjataan (Alutsista) baru ke public, yakni Rudal Mistral dan Rudal poprad buatan Perancis, Sebanyak 199 Mantan siswa DIkjurta Arhanud yang telah selesai menempuh pendidikannya telah siap mengoperasikannya.

Komandan Pusat Pendidikan (Pusdik) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Kolonel Arh Rikas Hidayatullah SE M.M, saat ditemui usai Upacara penutup pendidikan kejuruan Tamtama Arhanud Gelombang I tahun ajaran 2017, Sabtu (9/12/2017) siang mengatakan Rudal Mistral dan Rudal posprad akan dioperasionalkan tahun 2018, dan 199 siswa yang baru lulus itu siap mengoperasionalkan.

Senjata canggih buatan Perancis ini melengkapi sejumlah deretan alutsista ini diperlukan operator atau awak yang professional untuk mengawakinya. 199 mantan siswa itu kini siap mengawakinya diseluruh penjuru tanah air karena mereka telah terlatih.

“Oleh karena itu sebagi prajurit itu harus meningkatkan dan perbanyak ilmu dan pengalaman yang berkaitan dengan kesenjataan agar korp Arhanud dapat semakin disegani dimasa yang akan datang,” Kata Rikas.

Rikas juga memuji, mantan siswa dikjurta Arhanud abit Dikmta TNI AD yang telah menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang cukup baik.

“Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan motivasi mereka dalam mengikuti pendidikan. Serta peran aktif Gumil dan pelatih dalam membimbing, mengarahkan dan mentranfer ilmu pengetahuan dan ketrampilan pada setiap kegiatan operasional pendidikan,” jelasnya.

Lanjut dia, Pendidikan ini merupakan Pussen Arhanud untuk mengembangkan tamtama Siwa TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit sapta marga dan sumpah prajurit, dan mereka memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar kecabangan dan jabatan sesui SJM tingkat 1 dikecabangan Arhanud.

Ia juga yakin sebanya 199 orang sebagai awak alutsista yang handal dimasing-masing kesatuan karena mereka memiliki Ilmu-ilmu kearhanudan dasar mereka begitu masuk sudah siap, jika diperintahkan oleh komandannya.

Sedang Penempatan mantan siswa akan ditempatkan diseluruh Indonesia Dan Tidak hanya terpusat di Jawa tapi seluruh Indonesia.

“Anak-anak muda yang berpotensial, ini adalah merupakan modal awal pendidikan dasar, tapi mereka harus mampu mencari tambahan ilmu lagi,” pesan Rikas (Adi Wiyono/Zai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here