Puluhan Rumah Tergenang Akibat Luapan Sungai Bajulmati Banyuwangi

Aparat kepolisian bersama warga bekerja bakti membersihkan genangan lumpur akibat luapan Sungai Bajulmati Banyuwangi

BANYUWANGI, Jumat (9/2/2018) suaraindonesia-news.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi membuat puluhan rumah di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo tergenang banjir.

Luapan banjir dari Sungai Bajulmati tidak hanya merendam rumah warga. Areal pertanian milik masyarakat Desa Bimorejo, ikut terendam pula. Ruas jalan di sekitar lokasi pun dipenuhi lumpur.

Kondisi itu tentu saja berbahaya bagi pengguna jalan karena jalanan menjadi licin.

Aparat kepolisian bersama warga bekerja bakti membersihkan genangan lumpur tersebut. Sejumlah benda berharga milik yang rumahnya diterimbas banjir diungsikan. Barang perabot rumah semisal kasur, kulkas, kursi dan lainnya dibawa ke lokasi aman yang tidak terendam air.

Baca Juga: Giliran, Tiga Pejabat Pemkot Malang Diperiksa KPK 

“Selain mengamankan harta benda, aparat kepolisian juga mengarahkan pemilik rumah untuk mengungsi ke kediaman saudaranya yang dekat dengan lokasi. Banjir ini dipicu hujan deras plus luapan Sungai Bajulmati,” ujar Kapolsek Wongsorejo, AKP Kusmin kepada wartawan,MEMO X usai membantu para korban banjir, Kamis (8/2/2018).

Aparat Kepolisian Sektor Wongsorejo akhirnya memasang garis polisi di lokasi banjir. Area yang dipasangi police line itu di sekitar jembatan Dusun Bimo. Garis polisi dibentangkan dalam rangka mengamankan lokasi dari jangkauan warga sebagai pertanda larangan agar tidak mendekat karena termasuk zona bahaya.

“Sengaja kami pasang garis polisi agar tidak ada warga yang menjadi korban banjir. Karena di sekitar TKP luapan banjirnya cukup tinggi,” tambahnya.

Perwira pertama ini mencemaskan bila plengsengan jembatan ambrol. Apabila itu terjadi maka luapan banjir dari aliran Sungai Bajulmati makin tak terkendali. Itu mengapa pihaknya mengambil langkah pengamanan di sekitar lokasi banjir.

“Lebih pas dipasang police line agar zona bahaya tidak didekati warga. Nanti kalau ada yang terseret banjir siapa yang rugi,” sambungnya.

Reporter : Harto Suharto
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here