Proyek Rp.941.850.000 Belum Ada Serahterima, Siap-siap Dipindah

Benner Dana Alokasi Khusus Kabupaten Blora, tahun 2017.

BLORA, Jumat (12/01/2018) suaraindonesia-news.com – Proyek Rp.941.850.000 dari Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan yang bersumber Dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Blora, tahun 2017.
Proyek Dibangun ditanah Milik Kelurahan Balun tepatnya di bantaran sungai bengawan solo RT.01RW.01 Kelurahan Balun kecamatan Cepu Kabupatem Blora provinsi Jawa Tengah.

Jenis Kegiatan pembangunan Glontoran Besar Kelurahan Balun tahun 2017. proyek yang di kerjakan CV.Semangat. dengan masa jangka waktu 90 (sembilan puluh hari) sejak 7 Juni sampai 14 Juni 2017. sejauh Ini Belum Diserahkan Penerima Glontoran yakni Kelurahan Balun.

Ditemui Diruang kerjanya Lurah Balun Agus Isnandar Ketika Dikonfirmasi suaraindonesia.news Jum’at 12 januari 2018 Menyampaikan Bahwa kami belum Menandatangani penyerahan Kegiatan Proyek dari Dinas Pertanian Dan Ketahanan pangan Kabupaten Blora. Karena kelompok Tani yang mengajukan tidak mau menerima alasannya pompa air dan pembayaran Listriknya Tinggi sekali untuk abunemen Bulanan.

”Kisaran Dua Juta Perbulan itupun hanya pembayaran Listrik,”Kata agus.
Ia ceritakan bahwa proses glontoran anggaran ini, pejabat kelurahan yang lama. saya belum menjabat. tiba-tiba saya tidak tau sudah mendapatkan proyek pengairan di kelurahan Balun. akhirnya cek lapangan. sampai kelokasi benar adanya. kondisi pompa tidak maksimal mendorong air sampai ke lokasi petak persawahan kelompok tani Kelurahan Balun ternyata spec pompanya Rendah,” jelasnya.

ketika ditanya soal pengajuan. Agus sampaikan memang benar yang mengajukan bantuan adalah kelompok Tani Desa Balun tetapi kalau persoalan akan diserahkan desa nglanjuk pihak kita tidak tahu.

Sementara Itu Kepala UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Cepu Sumaryono, SP ketika ditanya Soal kaitannya proyek glontoran Besar Keluran Balun Ia menjawab bahwa proyek pengairan itu memang untuk kelompok tani Kelurahan Balun.

“Tetapi akan kami berikan Desa nglanjuk alasannya kelompok tani tidak mau menerima,” katanya.

Terpisah Wiji Kepala Desa Nglanjuk kabupaten Blora dikonfirmasi Ia menyampaikan bahwa saya memang menadatangani surat yang dari dinas Pertanian dan ketahan pangan kaitan dengan pengairan tersebut.

“Informasinya akan diberikan kepada pihak desa nglanjuk,”katanya.

ketika ditanya surat yang ditandatangani ,” kades nglanjuk sampaikan belum diberikan saya mas,” besuk tak mintanya di dinas pertanian,” jelas wiji.

Bersamaan dengan ini kepala Bidang Tanam Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Blora Hadi Rokhmiyati Ditanya soal glontoran ia sampaikan kalau penerimaan manfaat itu Bebas mas tapi, yang menjadi penerima manfaat ini adalah dua desa.

“ketika kami tanyakan untuk di Dokumen Pelaksanaan Anggaran DPA nya glontoran anggaranya Keluran Balun.
mamik sampaikan kalau manfaat itu tidak jadi persoalan,” pungkasnya.

Reporter: Lukman
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here