Potret Kemiskinan, Kakek Tua Hidup di Kandang Sapi

Sampang, Suaraindonesia-News.Com– Seorang kakek bernama Mawi, di Dusun Jubanger, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang, tinggal di sebuah gubuk reyot yang merupakan kandang sapi. Selasa (09/06/2015)

Bagaimana tidak miris, kakek berusia 70 tahun ini terpaksa tinggal di kandang sapi berukuran 4×5 meter, setelah mengalami lumpuh kaki sejak 30 tahun lalu.

Keseharian Mawi, hanya bisa duduk dan tidur dalam kamar penuh dengan kotoran sapi. Kehidupan Mawi dengan keterbatasan itu sangat membutuhkan bantuan.

“Meskipun disediakan ranjang dari pohon bambu, Mawi tidak pernah menikmati karena sering jatuh. Sempat dipindah dari pihak keluarga dan tidak bermaksud untuk melantarkannya. Tapi saat dipindah selalu merasa tidak kerasan dan meminta kembali,” ucap Tetangga Mawi, Sutarno (55).

Sutarno menuturkan, Orang tua Mawi, Bunasari dan Busiri meninggal dunia saat Mawi berusia 20 tahun dan Mawi sendiri tidak mempunyai keturunan lantaran tidak pernah berkeluarga sampai sekarang.

Ia menceritakan, di tahun 2001 Mawi sempat digigit ular berbisa hingga mengakibatkan kondisi tubuhnya semakin lumpuh. Beruntung, pihak keluarga melarikan Mawi ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Sampang selama tiga hari guna melakukan perawatan secara intensif.

“Mawi hanya satu kali mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemerintah setempat berupa uang Rp 600. Tapi sampai sekarang tidak pernah mendapatkan bantuan lagi dan memang kini masih membutuhkan sebenarnya,” katanya.

Dia berharap supaya pemerintah segera membantu Mawi. Pasalnya tempat yang sekarang ditempati lelaki sepuh itu tidak layak huni. “Saya harap secepatnya pemerintah bisa membantunya.” pungkasnya. (nor/luk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here