Polres Jember Bersama Masyarakat Bersatu Lawan Hoax

Masyarakat Jember saat membubuhkan tandatangan serta menempelkan cap tangan mereka ke dinding deklarasi. (Foto: Guntur/SI)

JEMBER, Minggu (29 Oktober 2017) suaraindonesia-news.com – Dalam upaya menciptakan suasana kamtibmas dalam kehidupan sehari-hari, Kepolisian Resor Jember bekerjasama dengan Relawan TIK Kabupaten Jember memberikan edukasi pemahaman apa itu hoax kepada masyarakat Jember yang dikemas dalam acara Deklarasi Masyarakat Jember Bersatu Lawan Hoax, Minggu (29/10).

Acara yang diselenggarakan di Alun-alun Kota Jember bersamaan dengan momen Car Free Day (CFD) tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai hoax.

“Berita hoax bisa memicu pertentangan emosi suatu kelompok dan mengancam stabilitas keamanan,” tutur Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo di sela-sela acara berlangsung.

Baca Juga: Uji Nyali, 6.400 Raider lewati Rute Ektrim di Kawasan Lereng Panderman 

Pantauan media ini, ribuan masyarakat Jember dari berbagai kalangan usia ikut serta dalam mendeklarasikan diri sebagai masyarakat Jember anti hoax, dengan membubuhkan tandatangan dan menempelkan cap tangan mereka ke dinding deklarasi.

Selain itu, berbagai hiburan seperti stand up comedy, penampilan band musik, flashmob dance anti hoax, serta penampilan talent JFC berhasil memukau ribuan pasang mata masyarakat Jember.

Tak kalah penting, dalam acara tersebut, diperagakan aksi teatrikal dimana seseorang dikurung dalam penjara sembari menjerit-jerit dan meratapi kesalahannya karena telah menyebarkan hoax, dengan tujuan agar masyarakat tahu bahwa pelaku penyebar hoax dapat diancam dengan kurungan penjara.

“Diharapkan masyarakat Jember ke depannya, dapat memilah-milih informasi yang layak untuk dikonsumsi,” harap Kapolres Jember. (Guntur/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here