Polres Batu Jemput Bola Perpanjangan SIM Dengan Libatkan 53 Petugas Bhabinkamtibmas

AKP Christoper Lebang Adi Kara Kasat Lantas Polres Batu, saat ditemui usai rapat pemberangkatan Bhayangkara Pembina Kamtibma (Bhabinkamtibmas) peduli pelayanan Satpas, Senin di Mapolres Batu (6/8/2018)

KOTA BATU, Senin (6/8/2018) suaraindonesia-news.com – Satlantas Polres Batu, Agustus 2018 ini akan melakukan gebrakan dengan jemput bola kepada masyarakat terkait perpanjangan pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di wilayah hukum Polres Batu yang meliputi kecamatan Junrejo, Batu, Bumiaji, Pujon, Ngantang dan Kasembon. Hal itu dimaksudkan untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat.

AKP Christoper Lebang Adi Kara Kasat Lantas Polres Batu, saat ditemui usai rapat pemberangkatan Bhayangkara Pembina Kamtibma (Bhabinkamtibmas) peduli pelayanan Satpas, Senin (6/8/2018) mengatakan program jemput bola perpanjangan SIM kepada masyarakat untuk lebih mendekatkan polisi dengan masyarakat.

“Surat pemberitahuan perpanjangan SIM itu akan diberikan kepada masyarakat oleh 53 Bhabin Kamtibmas yang tersebar di wilayah hukum Polres Batu sebelum berlakunya habis, kurang lebih dua minggu. Mereka akan didatangi,“ kata Christoper Lebang Adi Kara.

Menurutnya, program jemput bola perpanjangan SIM itu Satlantas Polres Batu bekerja sama dengan BhabinKamtibmas dimaksudkan untuk menyentuh masyarakat dalam rangka zona integritas bebas korupsi.

“Program jemput bola perpanjangan SIM kepada masyarakat ini adalah dalam rangka zona integritas bebas korupsi di Polres Batu,” ucapnya.

Dengan menjalankan Bhabinkantibmas peduli pelayanan Satpas (satuan pelayanan prasarana), kata dia dimana kegiatan ini mengedepankan fungsi Bhinmas terutama Bhabinkamtibmas, terutama untuk memberikan alrm (peringatan) mengingatkan masyarakat yang memiliki SIM, yang masa berlakunya akan habis.

Lanjutnya, Sehingga masyarakat lebih enjoy, masyarakat lebih mempersiapkan waktunya, jauh-jauh hari sehingga mereka bisa tidak terlambat untuk melakukan perpanjangan pengurusan SIM.

“Kadang-kadang masyarakat yang daftar perpanjangan SIM, ternyata masa berlakunya sim sudah lewat, mereka baru mengetahui kalau SIMnya masa berlakunya sudah habis,” imbuhnya.

Ia meminta kepada masyarakat bahwa masa berlakunya SIM lewat satu hari atau lebih, pemohon akan melakukan pengurusan SIM baru.
“Karena masa SIM sudah lewat satu hari, mengurusnya harus seperti SIM baru, mengikuti ujian teori dan parkatek, yang mana kegiatan tersebut bisa menguras waktu itu lebih banyak,” pesannya.

Progra jemput bola ini kata dia, bisa membantu masyarakat supaya tidak lambat mengurus SIM, karena kesadaran masyarakat di kota Batu dalam pengurusan SIM, kadang-kadang mereka suka lupa, terkait dengan perpanjangan SIM karena lama di dompet dan lama tidak dibuka.

Terkait dengan pemohon SIM baru, kata Christoper, Sosialisasi di Polres Batu telah membuka tempat informasi, untuk pelajar SMA sekalipun. Membuka informasi dapat membuka langsung pelayanan SIM. Bagi masyarakat yang mau mengurus SIM,.

“Bila gagal juga pada ujian praktek , kita mempersiapkan waktu untuk mereka latihan, kita siapkan, kita dampingi, kita berikan trik-trik untuk bisa mengikuti ujian SIM parktek tersebut,” jelasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here