PNS Tersangka OTT Mendapat Bantuan Hukum

Ilustrasi

Reporter : nor/luk
SAMPANG, Minggu (18 Juni 2017) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menyiapkan bantuan hukum untuk 21 pegawai negeri sipil (PNS), yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh unit pemberantasan pungutan liar di daerah tersebut.

Kabag Humas Kabupaten Sampang, Yulis Juwaidi menjelaskan, para tersangka adalah anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Sehingga pengurus Korpri dan Pemkab Sampang sudah berusaha memberikan pendampingan hukum.

“Korpri dan Pemkab sudah berusaha memberikan pendampingan hukum,” terangnya, Minggu (18/6/2017).

Menurutnya, sampai saat ini proses hukumnya terus berlanjut dan mereka memiliki hak untuk mendapatkan bantuan hukum dari pemerintah daerah. Sekedar diketahui, sebanyak 21 PNS yang ditetapkan sebagai tersangka tim saber pungli itu ditangkap dalam tiga kasus yang berbeda.

Kasus yang pertama mengenai dugaan pungli dalam pemberian izin toko modern dengan 11 tersangka, yang kedua kasus dugaan pungli di pasar hewan Margalel dengan 8 tersangka dan yang terbaru dugaan pungli dalam penerbitan SK CPNS Bidan PTT dengan 2 tersangka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here