PKBM Daarul Ishlah Lepas 70 Warga Belajar Paket C dan Paud

Peserta Paket C yang di Wisuda

Reporter: T2g

DELISERDANG, Selasa (23/5/2017) suaraindonesia-news.com – Suatu presentasi yang membanggakan diraih oleh PKBM Daarul Ishlah di tahun pelajaran 2016/2017 dianggap berhasil menjalankan visi misinya di dunia pendidikan anak usia dini dan membuka kesempatan buat masyarakat yang putus sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak melalui paket C.

Untuk Tahun Pelajaran 2016-2017 PKBM Daarul Ishlah berhasil melepas warga belajarnya dari dua tingkatan pendidikan yang berbeda yaitu Paket C Berjumlah 25 orang dan Paud 45 orang.

Acara pelepasan warga belajar tersebut di adakan Di desa Sugiharjo Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (20/5).

Hadir dalam acara tersebut, Kabid Paud Dikmas, PNF dinas Pendidikan Deli Serdang, Ibu Dr Hj Miska Gewasari. MM, dan Kepala Desa Sugiharjo Burhanudin.

Dalam sambutannya, pemilik PKBM Daarul Ishlah Ali Umran mengatakan proses belajar mengajar tidak seperti pendidikan formal, namun khusus untuk paket C cara mendidik nya lebih mirip dengan paud karena meskipun pendidikan orang dewasa tidak serta merta mereka siap mengikuti proses belajar mengajar, tutur Ali yang juga sebagai Kabid Pendidikan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak Sumatera Utara itu.

Di kesempatan yang sama, dalam sambutannya kepada Desa Sugiharjo Batang Kuis Burhanudin sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PKBM Daarul Ishlah, karena menurutnya dengan bantuannya warga Sugiharjo bisa memiliki ijasah Paket C.

Senada dengan sambutan Kades, Kabid Paud Dikmas, PNF dinas Pendidikan Deli serdang Ibu Dr Hj Miska Gewasari. MM memberikan arahan dan bimbingan sekaligus sosialisasi untuk pendidikan keluarga yang memotivasi warga, agar kemiskinan bukanlah suatu penghalang untuk menggapai pendidikan, karena saat ini pemerintah sudah mengeluarkan dana untuk PKBM dengan sistem Paket A, B dan C.

“Saat ini pendidikan keluarga/anak lah yang utama serta betapa pentingnya menjaga anak dari bahaya narkoba dan kejahatan terhadap anak serta mengajak orang tua sungguh sungguh memperhatikan pendidikan anaknya,” Miska Gewasari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here