Pesyaratan Administrasi Semua Paslon Walkot Dan Wawalkot Probolinggo Belum Lengkap

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo saat mengikuti rapat pleno terbuka.

PROBOLINGGO, Rabu (17/01/2018) suaraindonesia-news.com – Lima pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo Jawa Timur setelah mengikuti tes kesehatan di RSUD Syaiful Anwar Malang selama 2 hari pada 11-12-Januari lalu semua paslon dinyatakan lulus tes kesehatannya dan memenuhi syarat. Namun pesyaratan administrasi semua paslon setelah dilakukan penelitian oleh KPU setempat masih banyak yang kurang.

Lima paslon Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo tersebut adalah paslon Drs. Sukriman, Whp – H.Abdul Azis, paslon Wito – Feri Rahyuwono, paslon Hadi Zainal Abidin – HMS. Subri, paslon H. Samsu Alam – Kulup Widiyono dan paslon Fernanda Zulkarnain – H. Zulfikar Imawan.

Ke lima paslon Walikota dan Walikota itu, Rabu (18/1/2018) siang mengikuti rapat pleno terbuka penelitian penyampaian hasil persyaratan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo tahun 2018 di ruang pertemuan kantor KPU Kota Probolinggo.

Seusai rapat pleno, Ahmad Hudri selaku Ketua KPU Kota Probolinggo, kepada insan pers mengungkapkan, lima paslon Walikota dan Wakil Walikota tersebut setelah dilakukan uji kesehatan di RSUD Syaiful Anwar Malang pada 11 – 12-Januari lalu, kesehatan semua paslon dinyatakan lulus dan memenuhi persyaratan.

Baca Juga: Proyek Tol Paspro, PPK Kementerian PU Tolak Tuntutan Warga Desa Klampok 

“Namun setelah dilakukan penilitian, persyaratan keabsahan dokumen administrasi semua paslon masih ada kekurangan. Dan semua kekurangannya itu harus segera dilengkapi pada saat perbaikan, selambat lambatnya Sabtu 20-Januari-2018,” ungkap Hudri.

Sementara ini, kata Hudri, paslon yang sudah menyertakan persyaratan tanda terima Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dari KPK baru paslon Fernanda Zulkarnain – H. Zulfikar Imawan. Akan tetapi paslon Fernanda Zulkarnain – H. Zulfikar Imawan juga masih harus melengkapi kekurangan persyaratan administrasi lainnya pada saat perbaikan, jelasnya.

“Bilamana sampai batas waktu yang sudah ditentukan oleh KPU masih ada paslon yang belum melengkapi kekurangan persyaratan administrasinya, maka nanti akan menentukan saat penetapan paslon tersebut,” tambahnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here