Persaingan Bisnis Penambangan Pasir Di Bojonegoro Berujung Bentrok

Reporter: Mustain

Bojonegoro, Sabtu (10/12/2016) suaraindonesia-news.com – Meskipun Aparat Kepolisian Polres Bojonegoro berkali – kali melakukan dialog, Bahkan sering melakukan Razia dengan para penambang pasir elegal ini agar tidak menambang di tempat yang memang sudah ada larangannya. namun para penambang-penambang masih saja bandel tidak pernah mengindahkan himbauan dari pihak aparat.

Seperti yang dialami Bambang irawan (25) warga jalan.Lettu Suyitno Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro, Ketika Melintas di sungai bengawan Solo di wilayah Desa Campurejo, dikeroyok para penambang pasir, jumat (10/12/2016) sekitar Pukul 06:00.

Kejadian ini bermula pada saat Korban mengetahui ada aktifitas penambangan pasir di sungai bengawan solo yang berada di posisi Tengah, dengan maksut menghimbau agar menghentikan kegiatannya karena korban merasa bahwa lahan bisnisnya di serobot namun apa yang terjadi.

Karena himbauannya tidak di endahkan Bambang Irawan (korban) berusaha mendekati ke tengah, dengan menggunakan perahu. terjadilah pertengkaran adu mulut dan berujung bentrok.

Karena tidak terima atas larangan dari seorang bambang Irawan (korban) para penambang melawan dan memukul korban namun meleset dan mengenai sepatong bambu.

Tidak berhenti sampai di situ pelaku mengambil sebuah gergaji dan apes saja mengenai tepat di bagian kaki korban sehingga mengalami luka.

Setelah melihat korban terluka para pelaku melarikan diri ke arah utara diperkirakan melaju dengan perahunya ke wilayah Desa Manilo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.

Karena melihat anaknya terluka orang tua korban Sigit (55) langsung menjemput dan langsung melarikan ke Rumah Sakit Aisyiyah untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suaraindonesia-news.com bentrok terjadi diduga penyebabnya hanya persaingan bisnis semata dan keduanya merasa berhak memiliki kekuasaan wilayah penambangan.

Atas kejadian tersebut orang tua Korban melaporkan ke pihak yang berwajib. setelah mendapat laporan respon cepat dari pihak polres bojonegoro dan langsung menerjunkan satuannya untuk mengejar pelaku.

Ditempat terpisah Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro saat dihubungi suaraindonesia-news.com membenarkan kejadian tersebut dan menghimbau kepada masyarakat.

“Agar masyarakat jangan bertindak sendiri sesuai komitmen tadi malam dengan lurah setempat yaitu akan melakukan kegiatan razia bersama.

Bagi yang mengetahui langsung lapor polisi terutama polsek setempat sehingga tidak terjadi lagi kasus yang sama yang bisa membahayakan masyarakat itu sendiri,” himbau Wahyu S Bintoro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here