Perkembangan Bea Siswa Ke China Tumbuh Pesat Dimasa Kepemimpinan Abah Ipul

Salah Satu Penerima Beasiswa

Sidoarjo, Suara Indonesia-News.Com – Selama kepemimpinan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, hampir setiap tahun mengirimkan pelajar mendapat beasiswa ke luar negeri. Termasuk tahun ini, Chaula Imanita Bherti, Yuk asli Sidoarjo mendapat beasiswa ke Jinan International Sister Cities Scholarships. Program ini merupakan kerjasama Sister City antara Pemkab Sidoarjo dan pemerintah Jinan, China.

Nita, begitu lulusan Universitas Brawijaya Malang tidak pernah ingin mencari pekerjaan usai menyelesaikan studi strata satunya. Dia ingin istirahat sejenak setelah lulus kuliah.

Sambil beristirahat di rumah, Nita banyak hunting beasiswa untuk melanjutkan studi. Pada awal 2015, ada informasi beasiswa ke Jinan. “Saya langsung mendaftar,” ujarnya.

Nita kemudian mendaftar Bagian Kerja Sama Pemkab Sidoarjo. Sebab, program ini merupakan kesepakan dari sister city antara Sidoarjo dengan Pemerintah Kota Jinan di bidang pendidikan. “Saya langsung daftar,” aku gadis asal Jalan Taruna, Wage, Kecamatan Taman itu.

Nita semakin bersemangat mendaftar beasiswa ini karena yang lolos seleksi tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Sebab, kebijakan bupati saifulillah menegaskan Pemkab Sidoarjo menanggung biaya hidup selama program beasiswa, tiket pergi-pulang, visa dan kelengkapan dokumen lainnya.

Sedangkan untuk biaya perkuliahan, buku-buku dan tempat tinggal, dibiayai semuanya oleh Pemerintah Jinan. Usai mendaftar, Nita sempat merasa patah arang karena tidak mendapatkan kabar kejelasan dari Bagian Kerjasama.

Bahkan, setelah berbulan-bulan pasca mendaftar, tak juga ada kabar perihal program ini. “Saya berpikir paling tidak lolos,” ujarnya.

Nita kemudian ikut beasiswa belajar ke Inggris. Akhirnya dia belajar sebulan di negeri Ratu Elizabet itu.

Tak disangka, saat kembali dari Inggris, Nita mendapatkan informasi bahwa dia terpilih dari 40-an pelamar beasiswa ke Jinan.

Dia berhak atas studi bahasa untuk program 1 tahun. Kemampuannya berbahasa Mandarin nanti, membuka peluangnya mengenyam pendidikan S2 di sana.

Kabag.Kerjasama Ari Suryono mengaku jika Nita terpilih mengikuti beasiswa ini karena dinilai paling layak dari semua pelamar. “Dia paling menonjol dari aspek bahasa, karena pintar bahasa Mandarin,” ujarnya.

Ari menambahkan, beasiswa ini tidak dipungut biaya. Penerima beasiswa, melewati seleksi ketat.  Hampir tiap tahun pemkab memberi beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Sidoarjo ke Jinan.(Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here