Peringati Harlah PMKS, Ketum: Dengan Semangat Perjuangan, Kita Bangun Kepulauan Kangean

Ketum PMKS (kiri) bersama salah satu narasumber Laily Hasan (kanan)

SURABAYA, Minggu (28/10/2018) suaraindonesia-news.com – Mahasiswa yang tergabung dalam wadah Persatuan Mahasiswa Kangean Surabaya (PMKS) mengadakan peringatan Hari Lahir (Harlah) yang pertama di Surabaya, tepatnya di Gedung Meseum NU di Gayungsari Timur No. 35 Kelurahan Dukuh Menanggal, Kota Surabaya, minggu (28/10/2018).

PMKS adalah Organisasi yang bersifat kedaerahan ini lahir pada tanggal 22 Oktober 2017 di Surabaya dan langsung menyatakan sebagai Cabang dari Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) Kesatuan Mahasiswa Kangean Indonesia (KMKI), seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia Harlah, Mohammad Nuril Hidayat.

“Ini Harlah perdana bagi PMKS, tentu dengan usia yang sudah bertambah, kami bertekad untuk selalu siap dalam berjuang untuk perubahan Kangean,” Kata Nuril Hidayat.

Nuril yang biasa dipanggil ini menambahkan bahwa awalnya mau diperingati bertepatan dengan terbentuknya PMKS, Tanggal (26/10) yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional, tapi karena alasan teknis mengharuskan ditunda dua (2) Hari, maka akhirnya ditunda yang juga bertepatan denga Hari Sumpah Pemuda.

“Awalnya acaranya Hari Jumat (26/10/2018) kemarin, namun karena alasan teknis, maka dilaksanakan Hari ini yang juga momentumnya semangat perjuangan karena berbarengan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, jadi tidak perlu jadi soal, karena yang terpenting adalah subtansi dari Harlah itu,” Tambahnya.

Ditempat yang sama, dalam sambutannya, ketua Umum PMKS, Badrul Fahrudi, S.H mengatakan, kalau dulu tantangan Pemuda adalah persatuan untuk melawan penjajah sehingga tercipta Kemerdekaan, saat ini tentu tantangannya berbeda, namun semangat harusnya merujuk pada pemuda terdahulu, iaitu semangat Perjuangan. Karena tantangan yang nyata era milenial ini adalah ancaman terurainya Bangsa oleh adu domba melalui teknologi dan informasi, sehingga kita harus pandai-pandai dalam menyaring informasi dalam situasi dan kondisi yang ada.

“Ketika era media sosial dan banjir informasi melanda semua kalangan saat ini tak terkecuali Masyarakat dan Mahasiswa Kangean, komitmen dasar persatuan bangsa yang diucapkan dalam bentuk Sumpah Pemuda bisa menjadi pijakan untuk menghadapi ekses negatif dari kemajuan teknologi dan penyebaran informas itu,” Imbuhnya.

Pria yang akarab di sapa Uung ini, berpendapat bahwa dengan semangat Harlah PMKS ini sebagai media dalam memberi rangsangan dan penyadaran terhadap Mahasiswa dan Pemuda Kangean dalam prosesnya untuk sebuah cita-cita yang mulia dalam membangun Daerahnya untuk kedepannya lebih baik, serta percaya akan bisa melewati tantangan-tantangan yang ada saat ini, termasuk soal teknologi yang nanti justru akan dimamfaatkan oleh kita, salah satunya sebagai alat perjuangan sebagai bagian dari mempwrtahankan NKRI dan membangun Daerah Kepulauan Kangean khususnya.

“Saya yakin dengan kemampuan berpikir yang maju yang dimiliki oleh Mahasiswa Kangean, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi pula, maka anak muda Kangean bisa berpikir secara global dan disaat yang bersamaan juga memiliki karakter lokal yang kuat,” Katanya sembari memotivasi para kadernya.

Selain itu, dalam acara Harlah Ke-1 ini selain dihadiri oleh anggota PMKS, juga aktifis Kangean lintas generasi dari berbagai Daerah, khususnya Kabupaten atau Kota yang tersebar di Wilayah Jawa Timur serta dalam Stadium General acara itu salah satu jadi Narasumber Bapak Laily Hasan, dimana dalam pernyataannya mengatakan bahwa peran Mahasiswa sangat diharap oleh Masyarakat Kangean, karena sesungguhnya perubahan selalu dipelopori dan digerakkan oleh Mahasiswa atau Pemuda, dan bertepatan dengan semangat Sumpah Pemuda ini, tentu kedepannya ide kreatifnya harus benar-benar direalisasikan.

“Penghayatan dan tanggung jawab pemuda terlebih eksistensinya sebagai mahasiswa harus betul-betul di tunaikan,” Imbuhnya.

Masih kata Laily Hasan tokoh muda yang pernah aktif di Himpunan Hamahasiswa Islam (HMI) ini menyarakan agar Mahasiswa selalu mengidentifikasi persoalan Ke-Kangeanan dengan tetap bersinergi dengan para simpul-simpul masyarakat yang ada, terkhusus kepada mereka yang menjalani hidup di Kangean, karena tentu yang menetap di Kangean yang tau betul persoalan yang ada.

“Pemuda yg aktifis harus sinergi dengan stakeholder untuk mewujudkan masyarakat Kangean adil dan makmur,” Harapnya.

Dalam acara Harlah Ke-1 PMKS ini berjalan penuh khidmat atau semangat kekeluargaan.

Reporter : Hasan
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here