Peringati Hari Pancasila, Darem 061/Sk Serta Keluarga Besar TNI Dan Insan Pers Buka Puasa Bersama

Danrem 061/Sk Kolonel Inf Mirza Agus (kanan)

Reporter: Iran G Hasibuan

BOGOR, Jumat (2/6/2017) suaraindonesia-news.com – Guna memperingati hari lahirnya pancasila Darem 061/Sk beserta Keluarga Besar TNI Dan Insan Pers mengadakan buka puasa bersama di salah satu hotel di kota Bogor, Kamis (1/6).

Dalam acara buka puasa bersama tersebut nampak Danrem 061 Surya Kencana (Sk) Kolonel Inf Mirza Agus, Kasie penerangan (Kasipem) pada Korem 061/Sk Lukman dan dari beberapa media elektronik dan cetak.

Dalam sambutanya Danrem 061/SK Kolonel Inf Mirza Agus menyampaikan, Bahwa kodrat bangsa indonesia adalah keberagaman mulai dari sabang sampai merauke adalah berbagai macam suku dan agama.

Menurutnya berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk indonesia. itulah ke-bhinneka tunggal ika-an.

Namun, kehidupan seiring mengalami dinamika atau persoalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga kebhinikaan mulai diuji dengan pandangan dan tindakan mengancam. Misalnya sikap tidak toleran yang mengusung ideology selain pancasila atau aliran gerakan keras, apalagi diperparah dengan beredarnya berita hoax, sehingga sangat mencemaskan terhadap kesatuan bangsa.

Ditambahkan Kolonel Inf Mirza Agus bahwa semua pihak perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam bingkaian NKRI dan bhinneka tunggal ika, sehingga dapat terhindar dari masalah tersebut,” katanya.

Dirinya berharap dengan memperingati hari lahirnya pancasila masyarakat Indonesia bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri.

“Dengan pancasila, indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah tengah kemajemukan,” Terangnya.

Dalam sambutannya juga tidak lupa untuk mengajak peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan POLRI serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga pancasila.

“Pemahaman dan pengamalan pancasila dalam berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dikatakan Kolonel Inf Mirza Agus seluruh komponen masyarakat juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan pancasila.

“TNI dan pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi pertiwi ini,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here