Peran Instansi Untuk Ciptakan Masyarakat Sehat

LUMAJANG, Selasa (15/5/2018) suaraindonesia-news.com – Seluruh instansi memiliki peran untuk menciptakan masyarakat yang sehat. Hal ini disampaikan Plt. Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto M.Kes., pada saat menerima kunjungan anggota DPR RI Komisi XI, Drs. Ayub Khan, M.Si., bersama rombongan dari Kementerian Kesehatan RI di Ruang Rapat Mahameru, kantor Bupati Lumajang, Rabu (9/5) lalu.

Kunjungan tersebut, menurut dr Buntaran, berkaitan dengan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Kabupaten Lumajang.

Plt. Bupati Lumajang, juga menyampaikan, bahwa kunjungan itu, dimaksudkan kalau Kementerian Kesehatan RI ingin memberikan pencerahaan kepada Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat.

“Kesehatan itu bukan hanya milik Dinas Kesehatan saja, namun seluruh instansi memiliki peran aktif untuk menciptakan masyarakat yang sehat,” katanya saat dijumpai awak media pagi tadi.

Oleh sebab itu, dr Buntaran berpesan agar semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memiliki kontribusi dalam mendukung program pembangunan di bidang kesehatan sesuai dengan kewenangannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Advokasi Kesehatan Pada Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI, Muhani, S.KM, M.Kes., menyampaikan kunjungan tersebut merupakan kegiatan kemitraan antara Kementrian Kesehatan dan Komisi IX DPR RI untuk monitoring program kesehatan yang ada di Kabupaten Lumajang.

Lebih lanjut dijelaskan, kunjungannya tersebut akan dimaksimalkan dengan bertemu masyarakat serta melakukan kunjungan di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Lumajang.

Ia menjelaskan, Germas juga mencakup penguatan lintas sektor dengan leading pusat Bappenas. Ia berharap untuk pemerintah daerah, Bappeda dapat mengkoordinasi multisektor guna memaksimalkan dan mensukseskan program Germas sesuai dengan Nawacita Presiden RI, Ir. Joko Widido.

“Semua sektor harus dipastikan anggaran yang mendukung germas sesuai dengan kewenangannya. Kesehatan adalah tanggung jawab multi sektor,” paparnya.

Menurutnya, tahun ini penyelenggaraan diprioritaskan guna penurunan angka tuberkulosis, penanggulanan masalah stanting, dan peningkatan cakupan imunisasi di seluruh Indonesia. (*3)

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Panji
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here