Penyegelan Kantor DPD Nasdem Sumenep Berbuntut Dugaan Pemukulan

Husen

Reporter : Liq

Sumenep, suaraindonesia-news.com – Penyegelan kantor DPD partai Nasdem Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur  beberapa hari yang lalu ternyata berbuntut panjang, buktinya, tadi pagi sekitar kupul 8.30 Wib, diduga terjadi pemukulan terhadap Husen (37) anggota Baret Nasdem Sumenep.

Menurut Husen warga Dusun Buabu, Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep ini, Dugaan pemukulan itu berawal saat Husen mendatangi kantor DPD Nasdem dengan tujuan membuka segel yang sempat ia lakukan bersama temannya Sabtu lalu (21/4/2016), setibanya di kantor ia langsung membuka segel pertama dan pada saat hendak membuka segel kedua tiba-tiba datang ketua PDP Nasdem Azis Habibi dan menghampirinya, pada saat itulah terjadi insiden dugaan pemukulan.

“Saat saya mau membuka segel yang kedua di dalam ruangan tiba-tiba ketua PDP Nasdem Azis Habibi menghampiri saya dan bilang ke saya, “jangan mencemarkan nama partai Nasdem dengan cara penyegelan kantor,” dan Azis langsung memukul saya dipelipis kiri dengan dua kali pukulan lalu Nuvel melerai saya,” ujar Husen. Sabtu (23/4/2016).

Setelah insiden itu terjadi, Husen langsung melaporkan apa yang menimpanya ke Polres setempat.

Sementara ketua PDP Nasdem Sumenep Azis Habibi saat di konfirmasi via telpon genggamnya menjelaskan, bahwa kejadian pemukulan tersebut tidak benar.

“Saya tidak memukul tapi mengusir Husen keluar dari kantor soalnya husen sudah mengunci kantor,” jelas Azis.

Lanjutnya, kan tidak boleh orang luar mengunci-ngunci kantor orang, ya saya keluarkan dengan mendorongnya keluar.

“Saya dorong keluar karena tidak berhak mengunci kantor orang, dan masalah dipukul di daerah pelipis juga tidak benar, banyak saksinya,” tegasnya.

Sementara humas Polres Sumenep Moh. Hasanuddin hingga berita ini ditulis belum dapat di dikonfirmasi terkait laporan adanya insiden tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here