Penghuni Asrama Badak Putih Teplan, Sulit Mendapatkan Air Bersih

BOGOR, Sabtu (06/10/2018) suaraindonesia-news.com – Kurang lebih 50 Kartu Keluarga (KK) yang berada di Asrama Badak Putih Taplen, Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Sejak 15 september yang lalu, aliran air dari PDAM tirta kahuripan kabupaten bogor tidak mengalir.

Ketua RT 07 RW 05, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Upi Ganden menuturkan, sejak 15 september yang lalu warganya sulit mendapatkan air bersih, sementara aliran air dari PDAM Tirta Kahiripan Kabupaten Bogor yang berada di Asrama tersebut tidak mengalir.

Dikatakan Upi, setiap warganya datang mempertanyakan aliran air dari PDAM Tirta Kahuripan, dirinya selalu mengatakan dampak dari musim kemarau.

“Warga selalu datang ke rumah menanyakan air dari PDAM, saya jawab karena musim kemarau, jadi air kering,” terangnya.

Ditambahkan Upi, sejak kemarin, Jum, at (05/10), PDAM Tirta Kahuripan Kab. Bogor sudah mengirimkan mobil tangki untuk membagi air bersih kepada warga penghuni Asrama Teplan.

Dirinya berharap, pihak PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, mencari solusi agar secepatnya air bersih dari PDAM dapat teralirkan ke Asrama Teplan.

Sementara Direktur Operasional (Dirop) PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Eka Bhinekas saat dihubungi melalui telepon seluler menuturkan, bahwa selama musim kemarau ini, kondisi debit air dari Ciburial menurun.

Eka menambahkan, untuk meminimalisir kondisi seperti di Asrama Teplan, personilnya sudah melakukan settingan valve dan setiap settingan membutuhkan waktu untuk evaluasi.

“Betul pa kondisinya kita sedang ada penurunan debit di mata air ciburial selama musim kemarau ini, personil kami sedang terus melakukan settingan valve untuk meminimalisir kondisi seperti di teplan, setiap setting membutuhkan waktu untuk evaluasi,” tuturnya.

Saat ditanya kapan air bersih dari PDAM Tirta Kahuripan dapat di alirkan ke Asrama Teplan, Eka mengatakan bahwa pihaknya sedang mengatur tekanan di jalur Ciburial, karena jaringannya cukup luas, maka diperlukan waktu.

“Kami sedang mengatur tekanan di jalur ciburial, jaringan tersebut cukup luas sehingga perlu waktu, bisa cepat bisa lama, kita berusaha cepat,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here