Pengembang Perumahan di Junrejo Dipolisikan  

Randhi Steven bersama pengacara saat di temui di media center ma p olres batu

KOTA BATU, Rabu (14/3/2018) suaraindonesia-news.com – Seorang Pengembang perumahan mountain View residence berinisial M di kawasan Junrejo  Kota Batu dilaporkan ke Polisi Polres Batu oleh Randhi Steven, lantaran diduga telah menyerobot dua unit rumah yang  telah dibelinya dari pelaku senilai Rp 1,13 Miliar.

Korban Randhi Steven ( 31) warga jalan Batubara Kelurahan Purwantoro Blimbing Kota Malang  menyampaikan laporannya kepada polisi Polres Batu bahwa pada tahun 2013, Randhi steven membeli dua unit rumah  kepada pelaku dengan inisial M yang juga sebagai pengembang  perumahan  View residence melalui KPR, BTN.

“Akan tetapi rumah tersebut oleh M dijual lagi pada orang lain dan sudah ditempati tanpa sepengetahuan  kami, akibat dari perbuatan itu kami mengalami kerugian sebesar Rp1,138 miliar,” ungkap Randhi Steven, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, Saat dirinya membeli rumah sudah disepakati dengan cara angsuran, Karena pelaku sekaligus pengembang mengaku kehabisan uang, saat itu kondisi rumah dalam 60 persen jadi, dan kemudian Rndhi mengajuka KPRN hingga berjalan 6 bulan dilaluinya.

“Selanjutnya, bulan Mei 2017 rumah yang saya beli selesai dibangun, ternyata sudah ditempati Orang lain atas restu dari M,” jelasnya.

Kawasan mountain residance view di Mojorejo

Ia menyebut, bulan Mei 2017 di Perum mountain View residence  Block C nomor 13 dan 14  desa Mojorejo Junrejo Kota batu telah terjadi tindak pidana penipuan atau penggelapan  yang diduga dilakukan oleh M.

Ia juga mengungkapkan bahwa yang menempati rumahnya sekarang seorang Pejabat pemkot Batu yang mengaku telah membelinya.

“Rumah saya sekarang ditempati seorang pejabat Kota Batu dan saya heran seorang pejabat membeli rumah Kok tidak dengan teliti,” ungkapnya.

Randhi Berharap, Polres Batu segera meningkatkan status Pelaku sebagai tersangka dan Memanggil yang menempati rumah korban yang dibelinya dari Pelaku.

Sementara Saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo mengaku sekarang masih berada di Jakarta dalam rangka tugas dan ia berjanji akan tindak lanjuti terkait kasus ini.

“Nanti kalau saya sudah balik ke Batu akan saya pertanyakan pada anggota saya unit yang menangani kasus in terkait paparan penyidikannya, Sehingga kami akan sampaikan ke pelapor terkait kasus ini,” janjinya.

Sementara itu M saat dikonfirmasi suaraindonesia-news.com di kantornya belum berhasil ditemui karena yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Reporter : Adi wiyono
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here