Pengedar Rokok Ilegal Asal Madura Ditangkap Polres Jember

Kapolres Jember menunjukkan barang bukti rokok tanpa cukai berikut tersangka, didampingi Kasi Penindakan Bea Cukai Jember. (Guntur Rahmatullah/Suara Indonesia)

JEMBER, Kamis (21/12/2017) suaraindonesia-news.com – Berawal dari informasi warga, Kepolisian Resor Jember menangkap seseorang yang kedapatan membawa rokok tanpa pita cukai sebanyak 78 karton. Menurut tersangka yang berinisial BI, rokok tersebut dibawa dari Pamekasan Madura.

Beragam jenis rokok diamankan dari tangan tersangka, di antaranya merk ST premium sebanyak 20 karton (400 slop atau 4000 pack rokok), merk Super premium sebanyak 45 karton (900 slop atau 9000 pack rokok), merk Luxio sebanyak 10 karton (200 slop atau 2000 pack rokok), merk Black Milons sebanyak 3 karton (60 slop atau 6000 pack rokok).

“Tersangka tertangkap di daerah Sukorambi Jember, sementara perannya kedapatan memiliki,” terang Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, Kamis (21/12).

Selain rokok, barang lainnya yang diamankan Kepolisian Resor Jember adalah 1 (satu) unit mobil station merek Hyundai dengan No. Polisi M-1798-VE yang digunakan pelaku untuk membawa rokok tanpa cukai tersebut dari Pulau Garam.

“Tersangka diancam dengan Pasal 54 UU No. 39 tahun 2007 atas perubahan UU No. 11 tahun 1995 tentang Cukai,” tambah Kapolres yang kemudian menyerahkan pelaku berikut barang bukti kepada Petugas Bea Cukai Madya Pabean C Kabupaten Jember.

Adapun bunyi pasal 54 : Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Sementara itu, Kasi Penindakan Bea Cukai Kabupaten Jember, Agus Yudianto akan segera memproses hasil limpahan dari Polres Jember tersebut.

“Langkah selanjutnya kita akan bawa ke Kantor Bea Cukai Kabupaten Jember yang ada di Panarukan Situbondo, diproses di sana juga dihitung nilai kerugian negara,” terangnya.

Menurutnya tahun ini ada pelimpahan sebanyak 3 kali yang masuk, paling intens dari Jember dan Bondowoso.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Panji Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here