Pengamanan Pilkada Untuk Wilayah  Malang Barat, Polisi  Kerahkan  235 Pesonil

Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang yang di gelar Rabu (9/12/2015) serentak, Polres Batu akan mengerahkan 235 personil di tiga kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Pujon, Kasembon dan Ngantang di wilayah hukum Polres Batu.

AKBP Decky Hendarsono, Kapolres Batu saat ditemui  usai upacara Apel pergeseran pasukan pengamanan pilkada Kab Malang, Selasa (8/12/2015) di Mapolsek Batu, mengatakan  bahwa 235 personil dari ke polisian itu akan melakukan pengamanan  di 241 TPS, selain itu pengamanan juga dilakukan  mulai pergeseran logistic, dari tingkat PPK ke tingkat PPS hingga  ke ting TPS.

“kami siap melakukan pengamanan Pilkada Kabupaten Malang untuk wilayah Malang Barat, pengamanan dilakukanmulai dari tingkat PPK hingga ke tingkat TPS, dan selanjutnya  setiap empat TPS akan dijaga dua polisi,” kata Decky

Menurutnya Pengamanan dilakukan mulai sejak pergeseran kotak dan surat suara, pelaksanaan, pemungutan hingga selesai perhitungan suara dan Setiap anggota diwajibkan membawa segala perlengkapan dan kebutuhan selama bertugas, mulai jas hujan, peluit, dan senter. Sebab, wilayah Malang Barat rawan terjadi bencana alam.

“Petugas harus siap segalanya, meski demikian kami larang anggota mebawa senpi.  Dan kami harap ada kerja sama dari masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada berlangsung,” jelasnya.

Pilkada Kabupaten Malang diikuti tiga pasangan calon, yakni Paslon nomor urut 1 H Rendra Kresna-H Sanusi, nomor 2 Hj Dewanti Rumpoko-Hj Masrifah Hadi, dan Paslon nomor 3 Nurcholis-M Mufidz.

Decky juga berkeyakinan pelaksanaan Pilkada  Kabupaten Malang yang menjadi wilayah hukum Polres Batu akan berjalan aman dan kondusif.

“Itu yang menjadi harapan semua masyarakat, agar Malang tetap kondusif,” jelasnya

Ia juga mengucapkan trimakasih kepada warga Warga Malang barat khusus, yang ikut mengawal jalannya Pilkada.

“Dan kami trimakasih dan mohon maaf, mungkin dengan Pilkada masyarakat agak sedikit tergangu, karena anggota kami numpang mandi atau numpang solat,” kata dia. (Adi wiyono).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here