Pemkab Sumenep Tidak Tau Kapan Jadwal Pembelian Tembakau dari Pabrikan

Kepala Dispertapahorbun Sumenep, Bambang Heriyanto.

SUMENEP, Selasa (07/08/2018) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur terkesan kurang proaktif terhahap kepentingan petani tembakau.

Pasalnya, hingga hari ini Pemkab belum menerima laporan dari pihak pabrikan soal pembelian tembakau rajangan di Kabupaten berselogan “kota keris” ini.

“Kami belum menerima laporan kapan pihak pabrikan mulai melakukan pembelian tembakau,” kata Kepala Dispertapahorbun Sumenep, Bambang Heriyanto.

Sementara, sejak sepekan lalu sejumlah petani tembakau mulai memanen tembakau. Harganya pun cukup fantastis, mulai Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.

Bambang meyakini sejumlah pedagang atau tengkulak tembakau yang telah melakukan pembelian ilegal.

“Yang melakukan pembelian saat ini adalah mata rantai yang terselubung (tengkulak). Karena memang gudang belum buka,” bebernya.

Dirinya meminta agar petani langsung menjual tembakaunya ke pabrik sesuai dengan SOP. Namun, pihaknya melalui petugas di lapangan tetap akan melakukan pengawasan.

“Pengawasan tetap kami lakukan. Tetapi hanya sebatas pendampingan teknis,” tegas Bambang, saat disinggung soal pengawasan.

Reporter : Syaiful
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here