Pemerintah Lemot Tangani Jalan Longsor

Jalan Longsor akibat diguyur hujan yang terus menerus di kawasan piket Nol Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

LUMAJANG, Jumat (16/2/2018) suaraindonesia-news.com – Akibat diguyur hujan yang terus menerus jalur Lumajang – Malang Propinsi Jawa Timur, lewat jalur selatan, lebih tepatnya di kawasan piket Nol Kecamatan Pronojiwo, Lumajang terjadi longsoran, yang mengakibatkan terkikis bagian bawah jalan sehingga bahu dan badan jalan retak dan terkikis dan longsor sementara pemerintah terkesan lamban menangani persoalan tersebut.

Buka tutup satu lajur jalan, ini sangat menghambat laju kendaraan baik roda dua (R2) ataupun roda empat (R4).

Dari pantauan awak media, pengguna jalan, mulai R2 sampai truk serta bus nampak harus antrian menunggu jalan yang menggunakan sistem buka tutup tersebut.

Menurut Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Lumajang, Zaenal Abidin kepada media ini menjelaskan jika menangani hal seperti ini, pemerintah wajib extra cepat, sebab ini fasilitas umum.

Baca Juga: Tertimpa Pohon Besar, Satu Rumah Warga Muncang Kopong Rusak Parah 

“Masak yang tanggap hanya dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang saja, mana pihak Dinas Bina Marga Propinsi, sebab ini merupakan jalan propinsi,” katanya saat ditemui di tempat kerjanya.

Diucapkan lagi oleh Zaenal, bahwa semakin diulur-ulur waktu perbaikannya, dihawatirkan terusan air hujan ini tambah melebar lagi.

“Musim hujan ini semakin extrim saja, kalau dibiarkan begini akan menambah lebar longsoran tanah ini nantinya. Mohon pihak Dinas Bina Marga Propinsi mendengarkan apa yang diinginkan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Dinas PU Bina Marga masih tidak bisa ditemui, berhubung hari ini merupakan hari cuti bersama Imlek 2018.

Sampai saat ini, terlihat jalanan masih diberikan police line saja. Dan penjaga hanya dari sukarelawan warga sendiri, tanpa ada pendampingan dari dinas terkait.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Panji
Publisher :Tolak Imam

1 KOMENTAR

  1. […] JEMBER, Jumat (16/2/2018) suaraindonesia-news.com – Program Satu Sekolah Satu TNI (SSST) di Kabupaten Jember telah resmi dilaunching dengan ditandatanganinya kesepakatan antara Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR dengan Dandim 0824 Jember, Letkol Inf. Arif Munawar dan disaksikan langsung oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, MA, bertempat di Alun-alun Kota Jember, Jumat (16/2) pagi. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here