Pembawa Bendera RI Bertuliskan Arab Jadi Tersangka, Ini Tanggapan FPI

Jakarta, Sabtu ( 20/1/2017 ) suaraindonesia-news.com – Setelah menjalani pemeriksaan secara intensif, akhirnya Nurul Fahmi (NF) ditetatpkan sebagai tersangka, dan langsung menjalani penahanan.

Nurul Fahmi (26) merupakan pembawa bendera RI bertuliskan Arab saat aksi demo FPI di depan Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

“Sudah jadi tersangka. Sudah ditahan sejak semalam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono, Sabtu (21/1/2017).

Menurut Argo, pihaknya masih mendalami perbuatan tersangka, apakah tersangka ada yang menyuruh atau tidak.

“Itu masih kami dalami, apakah ada yang menyuruh atau atas inisiatifnya sendiri,” imbuh Argo.

Nurul Fahmi dijerat dengan Pasal 66 jo 24 subsider 67 Undang-Undang No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Nurul Fahmi ditangkap karena membawa bendera Merah Putih dengan bertuliskan lafaz ‘Laa Illaha Illallah’ dengan gambar 2 pedang di bawahnya, saat ikut aksi demo di depan Mabes Polri, Senin (16/1) lalu.

Menanggapi persoalan itu, Panglima Laskar FPI Maman Suryadi mengatakan aksi unjuk rasa pada Senin kemarin tidak hanya diikuti oleh FPI. Namun, banyak elemen masyarakat lainnya yang bergabung dalam aksi itu.

“Saya tidak tahu, ya itu penyusup atau bukan. Yang jelas itu kan jemaah. Yang demo bukan FPI aja. Itu umat,” ujar Maman ketika dikonfirmasi, Jumat (20/1).

Maman, yang juga turut hadir pada demo saat itu, merasa heran atas penyidikan yang dilakukan kepolisian terkait dengan bendera ini. Menurutnya, banyak kasus penghinaan terhadap bendera namun dibiarkan saja.

“Saya bingung nih, kok polisi mempersoalkan. Saya bingung ini negeri maunya apa gitu lho. Saya nggak tahu nih siapa yang bawa. Kita nggak tahu siapa yang membawa bendera itu,” kata Maman, dengan nada heran.

“Itu yang bakar-bakar bendera nggak pernah dipermasalahkan. OPM segala macam. Ini yang begini kok dipermasalahkan,” sambung Maman. (Ir/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here