Pembangunan Tanggul Bengawan Solo Di Nglanjuk, Sumberpitu Dan Getas, Masih Wacana

Tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo

Reporter: Lukman

Blora, 8/8/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Rencana pembangunan tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo guna mengantisipasi luapan air sungai ke pemukiman warga, rencana akan dibangun tahun 2016 ini.

Pembangunan tanggul itu, merupakan program lanjutan sambungan dari tanggul yang sebelumnya sudah dibangun di Kelurahan Cepu dan Balun, kabupaten Blora, Jawa Tengah masih wacana tahun 2016 akan dikerjakan pekerjaan proyek.

Beberapa tahapan sudah dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yaitu, Pada akhir 2015 lalu, sudah dilakukan pembebasan lahan milik warga yang berjumlah 30 orang. Sementara harga yang diberikan kepada masyarakat dalam pembebasan tanah dengan nilai ‘ganti untung’ yang sangat bervariatif. Dan sudah selesai pembayarannya. Demikian disampaikan salah satu warga Desa Nglanjuk yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, Pembebasan tanah di wilayah DAS Bengawan Solo ini, merupakan persiapan awal untuk pembangunan tanggul.

“Saat ini Pemkab Blora, juga sudah berupaya membebaskan lahan di sepanjang DAS Bengawan Solo sepanjang 1,6 kilo meter dan 2,6 hektar, dengan totol keseluruhan yang dibutuhkan untuk Pelaksanaan pembebasan lahan akan dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai konten lokal, jika sudah tiba saatnya pengerjaan proyek pembangunan tanggul itu, pihak kontraktor harus melibatkan warga untuk ikut bekerja di situ.

“Dengan begitu, pembangunan tanggul, akan berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya .

Sementara itu, Camat Cepu Mei Naryono saat dimintai konfirmasinya, Senin (8/8/2016) tentang wacana pembangunan tanggul itu mengatakan, dalam pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul sepanjang 1,6 kilo meter itu, masih perlu membebaskan lahan 71 petak.

“Untuk pembebasan lahan akan dilaksanakan dalam bulan ini. Hanya saja, tentang kapan pekerjaan pembangunan tanggul itu, saya belum memperoleh kabar atau surat untuk dimulainya pengerjaan proyek tanggul Bengawan Solo itu, kami juga belum mendapatkan mandat dari Pekerjaan Umum Bina Marga,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here