Pemasangan Pipa Gas PT. PGN Di Kelurahan Gadingrejo Kota Pasuruan Timbulkan Gejolak Warga

Pemasangan Pipa Gas PT. PGN di Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang menimbulkan Gejolak Warga

PASURUAN, Senin (04/16/2018) suaraindonesia-news.com – Pembangunan jaringan pipa dan penyaluran gas ke rumah tangga di Gadingrejo, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan, terkesan asal-asalan dan rekayasa.

Selain proyek yang pada pelaksanaannya kurang memperhatikan kondisi lingkungan, rumah tangga calon pelanggan juga tidak jelas hal ini terlihat dari pantauan suaraindonesia-news.com dibeberapa titik lokasi proyek tanah bekas galian yang menumpuk dijalan sehingga menyulitkan aktifitas warga setempat.

“Ini tumpukan tanah bekas galian sudah dua hari mas tidak langsung di angkut ,malah kami sendiri yang membuang agar bisa dilewati,” ujar salah satu warga di lokasi galian.

Menurut  warga setempat, mereka juga tidak tau siapa saja rumah tangga calon pelanggan, karena calon pelanggan rumah tangga penerima program dari PT.PGN ini ditentukan oleh  Pak RT tanpa ada sosoalisai sebelumnya.

Budi Prayitno lurah Gadingrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan  mengakui kalau masih belum ada musyawarah dikelurahan terkait nama – nama dan kriteria yang akan dapat penyaluran Gas tersebut.

Baca Juga: Pekerjaan Paving Oleh Dinas PUPR Kabupaten Pasuruan di Desa Kedawung Wetan Bermasalah

Disinggung mengenai pendampingan dari dinas terkait,  Budi Prayitno mengatakan juga tidak tahu dan akan mengkomunikasikan lebih lanjut dengan pihak Kecamatan Purworejo.

Sementara camat Purworejo  M. Sholihuddin ditempat tugasnya ketika dikonfirmasi oleh awak media ini, mengatakan bahwa mengenai program pemasangan jaringan pipa gas bukan wewenang camat, meski demikian karena termasuk wilayah Kecamatan Purworejo, Budi akan segera komunikasi dengan pihak satker terkait dalam hal ini adalah bagian ekonomi.

“Kegiatan pemasangan jaringan pipa gas itu menjadi kewenangan bagian ekonomi biasanya mas,namun sebagai yang punya wilayah, kami akan menugaskan staf saya untuk segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat bagaimana hasilnya nanti akan kita koordinasikan langsung pada dinas atau satker terkait,” ungkap Budi Prayitno.

Menyikapi hal ini Saiful Rijal, dari lembaga pemerhati pemerintah akan segera melakukan komunikasi pada dinas dan pelaksana proyek agar rakyat tidak selalu menjadi bagian yang dirugikan.

“Meskipun ini program pemerintah untuk kesejahteraan rakyatnya, namun perlu di kawal dan di awasi agar tidak terjadi hal hal yang merugikan kepentingan warga dan hanya menguntungkan oknum oknum tertentu, baik dinas maupun pelaksana proyek, dan dalam waktu dekat kami akan segera  mendatangi pihak pelaksana proyek juga pihak dinas terkait di pemerintah Kota Pasuruan,“ ujar Saiful pria berambut kuncir tersebut dengan nada greget.

 

Reporter : Kholilul Rohman
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here