Pelaku Pencabulan Anak di Sulbar Belum Di Sidang, Kornas TRC PA Angkat Bicara

Kornas TRC PA, Naumi Lania

JAKARTA, Kamis (6 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Kornas TRC PA angkat bicara terkait kasus pencabulan anak di bawah umur di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Propinsi Sulawesi Barat yang dari keterangan ibu korban jika pelaku hingga saat ini belum di sidang karena RS (inisial pelaku) mengalami gangguan jiwa.

Dalam penuturan Kordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (Kornas TRC PA), Naumi Lania mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Ibu korban berinisial W jika bulan Maret 2017 kemarin, anaknya menjadi korban pencabulan oleh RS (21) dan saat ini pelaku sudah di tahan oleh Kejaksaan Polewali Mandar.

“Namun belum juga di sidang karena korban setelah mengalami pemeriksaan ternyata RS mengalami gangguan jiwa,” tutur Naumi menirukan ibu korban saat melapor.

Dari informasi yang dihimpun dari Ibu korban, bisa jadi dokter berkata demikian tentang kejiwaan pelaku, namun sebagai pemerhati anak serta untuk kepentingan keadilan hukum di NKRI ini, pihaknya meminta kepada Jaksa untuk mendatangkan dokter spesial kejiwaan untuk memeriksakan pelaku kembali dengan di saksikan keluarga korban dan lembaga pemerhati anak.

“Bahkan jika kita mau lebih transparan, maka saya ajak agar pelaku diperiksa di Jakarta karena disana ada dokter spesialis untuk kejiwaan,” ajak Naumi.

Lanjut Kornas, pihaknya berencana untuk datang langsung ke Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Propinsi Sulawesi Barat untuk bertemu korban bernama Bunga (bukan nama sebenarnya).

“Karena saat ini psikis korban lagi terganggu,” tandasnya. (T2g).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here