PDAM Tirta Kahuripan Jalin Kerjasama Dengan PERUM Tirta II Jatiluhur

Dirut PDAM Tirta Kahuripan Hadi Mulya Asmat (Tengah) saat tinjau lokasi sumber air air

Reporter : Iran G Hasibuan

Bogor, Suara Indonesia-News.Com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat Bumi Tegar Beriman,Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, melakukan penandatanganan nota kesepakatan sebagai bentuk kerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II Jatiluhur.

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dilakukan langsung direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Hadi Mulya Asmat dan plt Direktur Umum (Dirum) Jasa Tirta II Sumyana Sukandar, pada 29 Desember 2015 yang lalu, dikantor pusat PJT II yang berkedudukan di jalan Lurah Kawi, Jatiluhut, Purwakarta, Jawa Barat.

Selain untuk memenuhi kebutuhan air, jalinan kerjasama ini juga dilakukan dalam upaya pencapaian target Universal Acces 100 persen air minum pada tahun 2019, dimana PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor sendiri akan melaksanakan beberapa program pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Salah satu programnya pengembangan SPAM di wilayah timur Kabupaten Bogor dimana memiliki potensi kebutuhan air sangat besar seiring pengembangan hunian atau perumahan yang cukup pesat, yang mana cakupan pelayanan diwilayah Bogor Timur masih tergolong rendah, yaitu 28,23% atau+35.000 sambungan langganan.

Hal ini dikarenakan ketersediaan air baku yang selama ini dimanfaatkan oleh PDAM Tirta Kahuripan yaitu Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi mengalami permasyalahan dengan kualitas air, saat musim kemarau maupun musim penghujan tercemar limbah dan sungai cibeet mengalami kekeringan pada saat musim kemarau.

Dalam sambutannya, Dirut PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Hadi Mulya Asmat mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama Perum Jasa Tirta II yang membantu PDAM Tirta Kahuripan melayani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum.

“Saya berharap nota kesepahaman ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama,agar masyarakat Kabupaten Bogor khususnya wilayah Timur dapat dilayani,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi kekeringan yang melanda Kabupaten Bogor, membuat PDAM Tirta Kahuripan terus melakukan upaya sejumlah program penanggulangan. Khususnya diwilayah Timur Kabupaten Bogor sudah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPMPD) dalam hal suplai air bersih diwilayah kekeringan, dan dalam hal ini PDAM memberikan logistik berupa air bersih.

Tak hanya itu, agar tetap dapat melayani pelanggan dan membantu masyarakat Kabupaten Bogor yang saat ini sedang mengalami krisis ketersediaan air bersih, PDAM Tirta Kahuripan juga aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan menjaga ekosistem agar ketersediaan air dapat mencukupi.

Kegiatan tersebut antara lain penanaman pohon dan juga membuat sumber-sumber resapan air. Usaha PDAM untuk terus melayani pelanggan 24 jam juga ditanggapi serius oleh Hadi.

“Kami berusaha membendung sumber air yang ada, untuk terus dapat secara kontinue melayani pelanggan 24 jam dengan air bersih,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here