Paslon Walikota Dan Wawalkot Probolinggo Sudah Melengkapi Persyaratan Administrasi

Ahmad Hudri Ketua KPU Kota Probolinggo Jawa Timur.

PROBOLINGGO, Minggu (21/01/2018) suaraindonesia-news.com – Kekurangan persyaratan administrasi bagi masing masing pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo yang diminta oleh KPU setempat sebagai syarat untuk dapat maju sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo Jawa Timur yang bakal digelar secara serentak pada 27 Juni 2018 mendatang, sudah dipenuhi oleh masing masing paslon.

Tiga paslon yang diusung oleh Parpol (partai politik), yakni paslon Walikota Hadi Zainal Abidin dan paslon Wakil Walikota HMS Subri (diusung oleh PKB, Demokrat, PKS), paslon Walikota Fernanda Zulkarnain dengan paslon Wakil Walikota Zulfikar Imawan (diusung oleh P. Golkar, Nasdem, PPP, Gerindra) dan paslon Walikota H. Samsu Alam dengan paslon Wakil Walikota Kulup Widiyono (diusung PDIP), sudah melengkapi kekurangan administrasi pada 19-Januari-2018. Sedang dua paslon Walikota dan Wakil Walikota dari perorangan (independen), yakni paslon Walikota Wito dengan paslon Wakil Walikota Feri Rahyuwono dan paslon Walikota Drs. Sukirman dengan paslon Wakil Walikota H. Abdul Azis sudah melengkapi kekurangan surat dukungan beserta E-KTP pada Sabtu 20-Januari-2018 malam kemarin, jelas ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri kepada media ini, Minggu (21/1/2018) siang.

Baca Juga: Beras Premium Tak Sepenuhnya Bagus 

Dalam penjelasannya Hudri mengatakan, paslon Walikota dan Wakil Walikota perorangan Wito dengan Feri Rahyuwono yang seharusnya melengkapi kekurangan surat dukungan beserta E-KTP sebanyak 5150 saat perbaikan kemarin menyerahkan 8217 surat dukungan dari 5 kecamatan yang ada di wilayah Kota Probolinggo.

Sedang paslon  Walikota dan Wakil Walikota perorangan Drs. Sukirman dengan H.Abdul Azis dalam perbaikan seharusnya melengkapi kekurangan 11.200 surat dukungan beserta E-KTP, kemarin saat perbaikan menyerahkan 12.703 surat dukungan berserta E-KTP, dari 5 Kecamatan yang ada di wilayah Kota Probolinggo, terang Hudri.

Ahmad Hudri juga menyampaikan, tahapan berikutnya pada 30- Januari s/d 5-Februari mendatang KPU akan melakukan verifikasi faktual secara kolektif terhadap paslon Walikota dan Wakil Walikota perorangan. Dalam melakukan verifikasi faktual kali ini tidak lagi dilakukan secara dor to dor seperti peraturan dulu.

Namun verifikasi faktual secara kolektif saat ini, kata Ahmad Hudri, Liaison Orgenizer (LO) dari masing masing paslon Walikota dan Wakil Walikota perorangan yang akan mengumpulkan warga disuatu tempat.

“Setelah warga dikumpulkan Kemudian petugas dari KPU akan melakukan verifikasi faktual dengan cara mendata satu persatu warga yang telah dukumpulkan oleh masing masing LO paslon perorangan tersebut”, kata Hudri.

Tahapan selanjutnya, setelah semua paslon Walikota dan Wakil Walikota ini dinyatakan lulus verifikasi faktual, tanggal 12-Februari KPU baru melakukan penetapkan paslon, dan tanggal 13-Februari-2017 KPU mengundang masing masing paslon Walikota dan Wakil Walikota untuk pengambilan nomor urut paslon, pungkasnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here