Paska Gempa dan Tsunami di Palu, Tiga Atlet Parlayang Jatim Dilaporkan Hilang

Kanan, Ardi Kurniawan, Kiri Ardi Kurniawan, Atlet paralayang yang hilang usai gempa dan tsunami di Palu

KOTA BATU, Minggu (30/9/2018) suaraindonesia-news.com – Paska gempa bumi dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi, Jumat (28/9 2018) petang, menisakan duka yang mendalam, tiga atlet paralayang Jatim dilaporkan hilang. Mereka adalah Reza Kambey, Ardi Kurniawan dan Fahmi.

Ketiga atlet yang akan mengikuti kejuaraan cross country di Palu itu, kini masih dalam pencarian petugas BPBD setempat.
Informasi yang diterima Pusat Penanggulangan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu atas dampak kejadian gempa bumi Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada tanggal 28 September 2018, sebanyak 3 atlet yang menginap di hotel Roa-roa dilaporkan Hilang Kepala BPBD kota Batu Sasmito mengungkapkan bahwa informasi yang didapatkan dari Pusdalops BPBD kota Batu dari 34 orang Atlet Paralayang Provinsi Jawa Timur sejumlah yang mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) Paralayang di Palu dan menginap di Hotel Roa-Roa tiga orang dilaporkan hilang.

“Data yang kami dapatkan di pusdalops BPBD, Pada saat kejadian gempa bumi, Hotel Roa-Roa roboh dan sementara para atlet itu sedang berada di hotel,” Kata Sasmito saat ditemui, Minggu (30/9/2018).

Menurutnya, Data sementara 31 atlet selamat, namun beberapa diantaranya mereka mengalami luka-luka, dan masih dalam pendaataan pendataan serta tiga atlet Jatim asal kota Batu masih belum diketemukan, dengan identitas sebagai berikut, Ardi Kurniawan asal Kota Batu, Reza C Kambey asal Kota Batu, Serda Fahmi asal kota Batu.

Serda Fahmi Altet Paralayang yang dilaporkan hilang

“Saat ini BPBD Kota Batu terus berkoordinasi dengan BPBD Kota Palu, Kantor SAR Palu, dan Posko Tanggap Darurat dan Tsunami Palu untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut,” kata Sasmito.

Terkait perkembangan pencarian atlet yang dilaporkan hilang, pihaknya masih kesulitan mendapatkan informasi terbaru.

“Untuk update atau data yang terbaru kami belum terima karena terhalang dan kesulitan komonikasi,” pungkasnya.

Reporter : Adi Wiyono
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here