Pasca Pencoblosan, Empat Paslon Walikota Probolinggo Berkumpul Saling Berjabat Tangan

Sehari pasca coblosan dan setelah dilakukan hitungan cepat, paslon Walikota Probolinggo saling berjabat tangan dan saling berpelukan.

PROBOLINGGO, Jumat (29/06/2018) suaraindonesia-news.com – Sehari pasca coblosan dan hitungan cepat (quick count) surat suara pilihan Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo, Jawa Timur, Kepolisian Resort setempat mengumpulkan 4 paslon di ruang Rupatama Mapolresta Probolinggo. Mereka di kumpulkan guna terciptanya kembali hubungan yang harmonis antar paslon setelah bersaing ketat berebut kursi Walikota dan Wakil Walikota.

Mereka yang datang adalah Suwito, calon Walikota nomor urut 1, Zulfikar Imawan, calon Wakil Walikota paslon nomor 2, kemudian Paslon nomor 3 Samsyu Alam – Kulup Widyono (Alam-Ku) dan palson nomor 4 Hadi Zainal Abidin – HMS. Subri (Handal-Brilian). Sedang calon Walikota nomor 2 (Fernanda Zukkarnain) dan calon Wakil Walikota paslon nomor 1 (Ferry Rahyuwono) tidak hadir dalam acara tersebut.

Hadir juga dalam acara itu adalah Komandan Kodim (Dandim) 0820 Probolinggo, Letkol Kav. Depri Rio Saransi, Ketua MUI, para tokoh agama setempat, perwakilan ormas serta Panwaslu dan KPU Kota Probolinggo.

Baru pertama kali ini setelah selesai pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan cepat surat suara, seluruh kontestan paslon berkumpul dan saling menyampaikan selamat. Dalam pertemuan itu, para paslon terlihat harmonis, saling berjabat tangan dan saling berpelukan.

Dalam kesempatan itu Kapolresta Probolinggo AKBP. Alfian Nurrizal selaku inisiator kegiatan mengucapkan terimakasih kepada paslon yang turut serta bersama menjaga ketertiban dan keamanan.

Alfian Nurrizal mengatakan, ini adalah kenangan warga Kota Probolinggo. Pihaknya mengajak seluruh paslon untuk mewujudkan dan menciptakan rasa aman, kondusifitas pilkada.

“Pesta demokrasi sudah selesai. Dalam hal ini, kemenangan yang diraih oleh salah satu paslon adalah merupakan kemenangan masyarakat Kota Probolinggo dalam menentukan pilihan Walikota untuk 5 tahun kedepan,” ujar Alfian.

Dia menegaskan, meski proses coblosan Pilwali Kota Probolinggo telah selesai, namun petugas keamanan tetap disiagakan sampai pelaksanaan tahapan penghitungan suara pilkada oleh KPU benar benar tuntas.

“Semua petugas kemanan tetap disiagakan dalam upaya pengamanan Pilkada. Karena pilkada aman adalah harga mati,” tegasnya.

Sementara itu, Hadi Zainal Abidin, salah satu paslon Walikota Kota Probolinggo yang memperoleh suara terbanyak versi quick count, berharap semua paslon akan tetap menunggu hasil keputusan KPU. Begitu juga untuk penetapan calon terpilih.

“Kami semua paslon tetap menunggu keputusan KPU,” ucapnya.

Dia berharap kedepannya secara bersama sama untuk membangun Kota Probolinggo.

“Siapapun yang menang dalam pesta demokrasi ini, mari kita bersama sama untuk membangun Kota Probolinggo,” tuturnya.

Dalam acara tersebut terlihat sikap legowo langsung ditunjukkan oleh para Paslon yang hadir. Salah satunya, ditunjukkan oleh Zulfikar Imawan calon Wakil Walikota (Cawawali) Paslon nomor dua.

Dalam kesempatan itu Zulfikar Imawan mengucapkan selamat atas kemenangan paslon nomor 4 Habib Hadi Zainal Abidin – HMS. Subri (Handal Brillian) berdasarkan hasil hitung cepat (quick count).

“Pasca coblosan Pilwali ini pertama saya ucapkan terima kasih karena berlangsung aman dan lancar. Dan yang ke dua berdasar hitunngan cepat saya berada dibawah Handal Brillian (Habib Hadi dan HMS. Subri). Untuk itu saya ucapkan selamat atas kemenangan ini semoga amanah,” sebutnya.

Ditempat yang sama Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri saat di konfirmasi mengatakan, paslon yang terpilih diharapkan tetap bisa menjaga kondisi kekeluargaan dan kebersamaan tetap terjaga. Tentu ini untuk kebaikan kita bersama masyarakat Kota Probolinggo, harapnya.

Hudri juga menyampaikan, tahapan rekapitulasi hasil perhitungan surat suara di TPS yang di lakukan oleh masing masing PPK sudah dilakukan sejak Kamis (28/6) kemarin dan Alhamdulillah dari masing masing kelurahan tidak ada kendala.

Terkait dengan real count, kata Hudri, masyarakat bisa melihat di websait KPU yaitu infopemilu.kpu.id.

“Jadi kalau hitungan quick count dilakukan oleh lembaga survey, tetapi kalau untuk real count dilakukan oleh KPU,” pungkasnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here