Paripurna Pembahasan LKPJ Abdya 2016, Menuai Kritikan dari Sejumlah Anggota DPRK

Foto: perwakilan Fraksi Nasional Bersatu Zul Ilfan, saat menyampaikan laporan pandangan umumnya pada paripurna penutupan LKPJ di Aula Gedung DPRK setempat, Rabu 2/8/2017. Foto: Nazli/SI

ABDYA ACEH, Rabu (2 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Lanjutan Tentang Pembahasan  laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Abdya tahun 2016. Sejumlah anggota DPRK mengkritik beberapa program pembangunan termasuk dibidang Pertanian Pangan  di Abdya, Pernyataan itu disampaikan dalam laporan Badan Anggaran, Pemandangan Umum Anggota /Fraksi, Pendapatan Akhir Fraksi, pada paripurna penutupan LKPJ di Aula Gedung DPRK setempat, Rabu (2/8).

Dalam pemandangan umum, para wakil rakyat itu, mempertanyakan tentang pentingnya dan azas manfaat pembangunan, seperti pembangunan Masjid Agung yang terbengkalai, pasar modern, dan pertanian di Abdya.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan fraksi nasional bersatu Zul Ilfan, menurutnya, banyak realisasi pembangunan yang tidak efektif dan terkesan mubazir, dan persentase luas lahan yang tidak valid sehingga berdampak pada kerugian pertanian di Abdya dalam penyaluran berbagai bantuan  baik provinsi maupun pusat. Baca Juga: Wanita Ini Laporkan Suaminya Sendiri ke Polisi, Ini Alasannya

Selain itu juga dijelaskan Zul Ilfan terhadap realisasi pembangunan masjid agung yang merupakan sentral islamic di abdya yang tidak kunjung usai dan bahkan terbengkalai  seakan pemerintah menutup mata akan ahal pembangunan masjid tersebut, kemudian pasar modern yang kini belum ada titik terang atas pencapaian persentase pembangunan,”sebut Zul Ilfan dengan Kecewa.

Pada kesempatan itu, Zulkarnaini anggota Dprk dari partai gerindra pada pandangan umum pribadinya juga merasa kecewa dengan sikap yang tunjukkan bupati abdya Ir Jufri Hasanuddin tidak ikut hadir pada paripurna penutupan dan hanya diwakili oleh wakil bupati Erwanto SE yang tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

Dalam pemaparan pandangan umumnya, Zulkarnaini menyebutkan bahwa selama kepemimpinan Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin dinilai telah menghambur-hamburkan uang rakyat, dengan tidak efektifnya pembangunan yang dikerjakan dan tidak mempunyai tujuan serta manfaatnya kepada abdya,

“Pembangunan dan segala bentuk kemajuan tentu harus kita lihat dari aspek manfaat dan situasi kondisi didaerah kita abdya yang memungkinkan, seperti pembangunan pasal modern dan kegiatan lainnya yang tidak masuk akal jika harus di abdya dijadikan kota sentral perdagangan, sedangkan kabupaten lain jauh lebih hebat dari abdya,”ungkap Zulkarnaini.

Zulkarnaini mengklaim bahwa Bupati Abdya Ir Jufri Hasanuddin tidak paham dalam menjalankan roda pemerintah di abdya, secara pribadi saya sangat kesal dan bisa dikatakan dendam atas apa yang telah dipimpin selama lima tahun,  terhadap realisasi pengunaan anggaran yang tidak ada arah tujuan pembangunan,”demikian papar Zulkarnaini pada pandangan umum pribadi partai gerindra.

Kendati menuai saran dan kritikan, namun ada juga wakil rakyat yang mengapresiasi keberhasilan Pemkab Abdya dalam mewujudkan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang telah dua kali berturut-turut,”dalam hal ini kita patut mengapresiasi atas keberhasilan yang diraih bupati abdya, serta penambahan anggaran yang telah diperjuangkannya untuk kemajuan pembangunan diabdya,”jelas Agus Samhadi.

Menurutnya, selama kepemimpinan Ir Jufri Hasanuddin, telah banyak membuat berbagai perubahan dari segala sektor, baik itu pada pertanian , pendidikan, kesehatan dan program-program lainnya, dengan dibuktikan atas predikat pencapain WTP.

“apresiasi patut kita limpahkan atas apa yang telah dicapai selama lima tahun dan tentunya kejanggalan dan kesilapan beliau merupakan pertimbangan,”demikian disebutkan Politisi Golkar Agus Samhadi.

Pantauan awak media, rapat Paripurna lajutan LKPJ tahun 2016 dipimpin langsung oleh Ketua Dprk Abdya Zaman Akli S.sos, didampingi wakli ketua I Romi Syahputra ketua II Jismi serta anggota dewan lainnya yang dihadiri Wakil Bupati Abdya Erwanto SE, MA, perwakilan Polres Abdya, perwakilan Dandim 0110, perwakilan Kajari, Sekda Abdya Drs Thamrin, para Asisten, Staf Ahli, SKPK, Sekwan Dprk Nazarudin, serta seluruh undangan lainnya. (Nazli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here