Pakai Rompi Orange KPK, Marianus Sae Diam 1000 Kata

Tersangka KPK, Bupati Ngada, Marianus Sae kenakan rompi orange usai diperiksa KPK (12/02).

JAKARTA, Selasa (13/2/2018) suaraindonesi-news.com – Bupati Ngada sekaligus Calon Gubernur NTT Marianus Sae akhirnya resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Marianus menjadi tersangka penerimaan fee sebesar Rp 4,1 miliar dari PT Sinar 99 Permai.

Saat keluar dari gedung KPK sekitar pukul 17.00 WIB, usai diperiksa sejak Minggu sore (11/02), Marianus tampak sudah mengenakan ‘seragam dinas tahanan KPK’ berwarna orange.

Baca Juga: Meski MS Tersangka, Paket MS-EN Tetap Ditetapkan KPUD NTT

Meski diberondong pertanyaan oleh awak media di depan gedung KPK, Marinus tidak berkomentar. Ia hanya menebarkan senyum sambil bergegas menuju mobil KPK.

Maranus ditahan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. Selain Marianus KPK juga menetapkan Direktur PT Sinar99 Permai sebagai
Sebelumnya, selain Marianus, KPK menetapkan Dirut PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu sebagai tersangka. Wilhelmus diduga menyuap Marianus terkait sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, NTT.

Wilhelmus diketahui merupakan salah satu kontraktor di Kabupaten Ngada yang kerap mendapatkan proyek di Kabupaten Ngada sejak 2011.

Dalam kasus ini, Marianus diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari Wilhelmus. Selain itu, suap ini juga diduga terkait dengan sejumlah proyek di Pemkab Ngada untuk 2018. Marianus diduga menjanjikan proyek-proyek tersebut dapat digarap Wilhelmus.

Proyek-proyek itu yakni pembangunan jalan Poma Boras senilai Rp 5 miliar, jembatan Boawae Rp 3 miliar, jalan ruas Ranamoeteni Rp 20 miliar, ruas jalan Riominsimarunggela Rp 14 miliar, ruas jalan Tadawaebella senilai Rp 5 miliar, ruas jalan Emerewaibella Rp 5 milair, dan ruas jalan Warbetutarawaja Rp 2 miliar. Nilai total proyek-proyek tersebut yakni Rp 54 miliar.

Reporter : Yoko
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here