Oktober 2018, Jalan Tol Probowangi Dijadwalkan Mulai Dikerjakan

PPK Kementerian PUPR saat Konsultasi Publik ruas Jalan tol Probolinggo - Banyuwangi-1 di Desa Suko.

PROBOLINGGO, Rabu (11/7/2018) suaraindonesia-news.com – Proyek Naional jalan tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) dijadwalkan pada bulan Oktober-2018 mendatang mulai dikerjakan.

Hal tersebut dikatakan oleh Agus Minarno salaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR saat kegiatan konsultasi publik ruas jalan tol Probolinggo – Banyuwangi-1 (Probowangi-1) di Kantor Desa Suko, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo yang di hadiri oleh Dwi Mardiana, Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur Bagian Pemerintahan Desa Biro Adm. Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur, Abdul Makkah, Kasubag TU Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Perkim Jawa Timur, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Probolinggo, BPN Kabupaten Probolinggo, Dinas Pengairan dan Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo, serta warga Desa Suko, dan Desa Ganting Kulon, yang lahannya terdampak langsung proyek jalan tol Probowangi-1, Rabu (11/7) siang.

Seusai mensosialisasikan tahapan proyek tol Probowongi-1 kepada warga Desa Suko dan Ganting Kulon, Agus Minarno saat di konfirmasi sejumlah media menjelaskan, untuk tahapan proyek jalan tol Probolinggo – Banyuwangi pihaknya sudah melaksanakan konsultasi publik yang pertama, yakni konsultasi publik ruas jalan tol Probowangi-1.

Panjang total jalan tol Probowangi 172 Km mulai dari ST.0 dari Desa Suko, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo sampai Ketapang Banyuwangi. Lahan yang terdampak tol Probowangi tercatat, lahan pemukiman 24,39 Ha, (8,34%), lahan persawahan/ladang 208,11Ha (71,13%), lahan perhutani 60,08 Ha (20,53%), jelasnya.

“Dia juga mengatakan, proyek jalan tol Probowangi dijadwalkan Oktober-2018 mulai dikerjakan. Untuk seksi-1 sepanjang 30 Km ST.0 Desa Suko sampai Paiton Insya Alloh April-2019 sudah selesai,” terangnya.

Untuk Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, menurut Agus Minarno, yang terdampak langsung proyek tol Probowangi-1 seluas 190,305 Ha, 132 bidang. Dengan rincian Desa Suko 49,546 Ha, Desa Ganting Kulon 71,764 Ha, Desa Ganting Wetan 68,995 Ha.

Ditempat yang sama, Dwi Mardiana Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur Bagian Pemerintahan Desa Biro Adm. Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jawa Timur dikonfirmasi mengatakan, terkait dengan proyek jalan tol Probowangi, setelah dilaksnakan tahapan konsultasi publik selesai, seksi 1-2-3, maka ijin penetapan lokasi (penlok) akan ditentukan Gubernur, paling lambat 3 minggu setelah konsultasi publik selesai.

“Tugas kami hanya sebatas tahap persiapan saja. Nanti setelah ijin penetapan lokasi keluar, tahap berikutnya adalah tahap pelaksanaan,” tandasnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Agira
Publisher : Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here